Koltim Seputar Korupsi
Home / Seputar Korupsi / KPK Mulai Garap Yosep Sahaka dalam Kasus Korupsi RSUD Rp126 Miliar di Koltim

KPK Mulai Garap Yosep Sahaka dalam Kasus Korupsi RSUD Rp126 Miliar di Koltim

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Ist

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Yosep Sahaka (YS), sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolaka Timur yang menelan anggaran Rp126,3 miliar.

ā€œPemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama YS, Plt Bupati Kolaka Timur,ā€ kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Selain Yosep Sahaka, KPK juga memanggil dua saksi lain, yakni Aspian Suute (ASS) selaku Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kolaka Timur, serta Ruri Purwandani (RP) dari Kementerian Kesehatan yang menjabat sebagai Ketua Tim Kerja Perencanaan Program, Evaluasi, dan Pelaporan.

Skandal Korupsi RSUD Kolaka Timur

Kasus ini semakin panas setelah KPK sebelumnya menetapkan lima tersangka pada 9 Agustus 2025, yaitu:

Abdul Azis (ABZ), Bupati Kolaka Timur periode 2024–2029,

Uang Debu Tambang Nikel Tak Menetes, Warga di Sultra Hanya Hirup Polusi

Andi Lukman Hakim (ALH), pejabat Kementerian Kesehatan,

Ageng Dermanto (AGD), pejabat pembuat komitmen,

Deddy Karnady (DK) dan Arif Rahman (AR), pegawai PT Pilar Cadas Putra.

Dua nama terakhir berperan sebagai pemberi suap, sementara tiga lainnya diduga sebagai penerima suap dalam proyek peningkatan fasilitas RSUD Kolaka Timur dari Kelas D menjadi Kelas C.

Proyek Fantastis Rp4,5 Triliun Program Nasional

Proyek RSUD Kolaka Timur ini merupakan bagian dari program Kementerian Kesehatan tahun 2025 dengan total anggaran Rp4,5 triliun untuk peningkatan kualitas 12 RSUD menggunakan dana pusat dan 20 RSUD melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan.

Pangan Sultra Melimpah, Kolaka Timur Berhasil Panen Jagung 21 Ribu Ton

Penyidik KPK juga telah menggeledah Kantor Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes di Jakarta pada 12 Agustus 2025 guna memperkuat bukti terkait kasus ini.

Dengan pemanggilan Yosep Sahaka, KPK menegaskan bahwa pengusutan skandal korupsi RSUD Kolaka Timur belum berhenti.

Publik kini menunggu, apakah pemeriksaan Plt Bupati ini akan membuka keterlibatan aktor-aktor baru dalam kasus yang menyeret pejabat daerah hingga pusat tersebut. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA ChannelĀ disini

Koruptor Nikel Blok Mandiodo di Sultra Bebas dari Tindak Pidana Pencucian Uang

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

02

Kendari Butuh Terobosan Besar untuk Genjot Investasi di Tahun 2025

03

Profil Laode Sulaeman, Putra Baubau Sulawesi Tenggara yang Resmi Jadi Dirjen Migas ESDM

04

Harga BBM Pertamina Naik per 1 Juli, Berikut Daftarnya

05

Kota Bau-Bau Miliki 3 Modal Strategis Sebagai Pusat Pertumbuhan Industri Pariwisata

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits