KENDARI — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara melalui Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) terus memperkuat pengamanan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Objek Vital Nasional (Obvitnas) di wilayah hukumnya, termasuk dua perusahaan industri tambang besar yakni PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria Corp) di Kolaka dan PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) di Konawe.
Langkah ini sebagai komitmen Polri dalam memastikan iklim investasi tetap kondusif dan aman di kawasan industri strategis Sulawesi Tenggara yang berkontribusi besar terhadap ekonomi nasional.
Pengamanan Ketat di Ceria Corp Kolaka
Pada Selasa, 5 Agustus 2025, personel Ditpamobvit Polda Sultra melaksanakan pengamanan ketat di kawasan tambang milik PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria Corp) yang berlokasi di Desa Samaenre, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka.
Pengamanan dimulai pukul 06.20 WITA hingga selesai, difokuskan pada pemeriksaan kendaraan dan karyawan yang keluar-masuk melalui pos utama perusahaan. Kegiatan ini melibatkan sinergi TNI, Polri, dan keamanan internal perusahaan.
Dalam pelaksanaan tugas, personel Ditpamobvit didampingi 1 personel TNI AD dan 5 personel security internal PT Ceria. IPDA Bustamin bertindak sebagai Perwira Pengendali (Padal). Pemeriksaan berlangsung aman dan lancar, tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Tim Polda Sultra menggelar pengamanan di PT VDNI, kawasan industri nikel yang berada di Desa Morosi, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe. Humas
Polri Hadir di Kawasan Industri Morosi, VDNI Konawe
Di hari yang sama, Ditpamobvit juga menggelar pengamanan di PT VDNI, kawasan industri nikel yang berada di Desa Morosi, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe.
Pengamanan ini dilaksanakan berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Surat Perintah Sprin/1079/VII/PAM.1./2025, sebagai bagian dari Rencana Kerja Direktorat Pamobvit Polda Sultra Tahun 2025.
Kegiatan dimulai pukul 07.00 WITA dengan sasaran utama adalah kendaraan, barang bawaan, dan kelengkapan identitas serta Alat Pelindung Diri (APD) seluruh karyawan yang melintasi Gerbang Utama PT VDNI.
Personel yang terlibat terdiri dari: 4 personel Ditpamobvit, 4 personel Samapta, 4 personel Security internal, 1 personel Provost, 2 personel TNI.
Pengamanan ini dikomandoi oleh IPDA Andi Cahyadi sebagai Danlap dan AKP Ruslan La Ami sebagai Koordinator Lapangan.
Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan potensi gangguan keamanan. Suasana tetap tertib, aman, dan terkendali.
Dukungan Penuh Terhadap Investasi dan Keselamatan Kerja
Pengamanan yang dilakukan Polda Sultra ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap stabilitas investasi nasional, khususnya di sektor pertambangan dan hilirisasi nikel, yang menjadi tulang punggung ekonomi Sultra dan Indonesia secara umum.
Polda Sultra memastikan bahwa kawasan industri strategis seperti Ceria Corp dan VDNI mendapatkan perlindungan maksimal sebagai objek vital nasional, sekaligus menjamin keselamatan kerja dan ketertiban lingkungan perusahaan.
Dengan pengamanan berkelanjutan dan kolaboratif antara Polri, TNI, dan unsur pengamanan internal perusahaan, Polda Sultra berkomitmen menjaga keamanan investasi dan mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. (MS)
Simak Berita Lainnya di WA Channel disini


