KONAWE SELATAN – Arus dana transfer pusat ke Konawe Selatan tahun 2025 mencapai angka fantastis.
Berdasarkan data Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sultra, hingga 21 Agustus 2025 total dana yang masuk ke daerah dan masyarakat mencapai Rp467,77 miliar.
Angka ini terdiri atas Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp175,56 miliar dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta Ultra Mikro (UMi) senilai Rp292,21 miliar.
Besarnya aliran dana ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Konawe Selatan yang digelar di Ruang Rapat Bupati, dihadiri OJK, Bank Indonesia, DJPb Sultra, perbankan, dan OPD setempat pada 21 Agustus 2025.
Inklusi Keuangan Jadi Kunci
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Nurlita Jaya, menekankan bahwa potensi besar Konawe Selatan di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pariwisata hanya akan optimal jika didukung akses keuangan yang inklusif.
“Melalui TPAKD, masyarakat desa harus bisa menjangkau layanan keuangan formal dengan mudah. Inilah kunci kemandirian ekonomi,” ujarnya dikutip Kamis (28/8/2025).
Program prioritas yang didorong antara lain KUR tanpa bunga bekerja sama dengan Baznas, program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar Pindara), serta kampanye literasi menabung sejak dini.
Dana Transfer Pusat Rp175,56 Miliar
Rincian penyaluran dana pusat ke Konawe Selatan adalah:
DAK Fisik: Rp15,24 miliar (32,57%).
Dana Desa: Rp160,32 miliar (64%).
Anggaran ini diarahkan untuk memperkuat infrastruktur dasar desa serta mendorong sektor produktif.
KUR dan UMi Rp292,21 Miliar
Dari sisi pembiayaan usaha, perbankan menjadi motor utama.
BRI menyalurkan Rp193,72 miliar untuk 4.177 debitur.
Mandiri menyalurkan Rp98,49 miliar untuk 720 debitur.
Sektor penerima manfaat terbesar adalah pertanian, perburuan, dan kehutanan sebesar Rp155,60 miliar, disusul sektor perdagangan besar dan eceran Rp97,02 miliar.
Bank Sultra Perkuat Literasi Keuangan
Bank Sultra memaparkan keberhasilan program Simpanan Pelajar (SimPel) yang mendorong budaya menabung sejak dini dengan syarat mudah dan tanpa biaya administrasi. Program ini diyakini menjadi pondasi inklusi keuangan jangka panjang.
Ekonomi Desa Siap Bangkit
Dengan dukungan Rp467,77 miliar dari dana transfer pusat dan KUR, TPAKD Konawe Selatan optimistis bisa melahirkan masyarakat yang mandiri, cerdas finansial, dan bebas dari jeratan pinjaman ilegal.
Program prioritas ke depan akan fokus pada percepatan KUR, pembiayaan melawan rentenir (K/PMR), dan sosialisasi literasi keuangan masif hingga ke desa-desa dan sekolah.
Kehadiran dana raksasa ini membuat Konawe Selatan berpeluang besar menjadi salah satu motor penggerak ekonomi desa di Sulawesi Tenggara. (MS)
Simak Berita Lainnya di WA Channel disini