News Sultra
Home / Sultra / Gubernur ASR Kaget! Aset Pemprov Sultra di Kawasan Nanga-Nanga Menyusut 207 Hektare

Gubernur ASR Kaget! Aset Pemprov Sultra di Kawasan Nanga-Nanga Menyusut 207 Hektare

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memberikan keterangan pers usai melakukan peninjauan langsung terhadap aset milik Pemerintah Provinsi Sultra di kawasan strategis Nanga-Nanga, Kota Kendari. PPID

KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, dibuat terkejut saat melakukan peninjauan langsung terhadap aset milik Pemerintah Provinsi Sultra di kawasan strategis Nanga-Nanga, Kota Kendari.

Dalam inspeksi yang digelar pada Selasa (24/6), ditemukan fakta mengejutkan: luas lahan yang semula 1.000 hektare kini hanya tersisa 793 hektare, atau menyusut drastis sebanyak 207 hektare.

Peninjauan tersebut melibatkan Ketua DPRD Sultra, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kendari, Danrem 143/Halu Oleo, serta sejumlah Kepala OPD lingkup Pemprov Sultra. Langkah ini dilakukan guna mengklarifikasi status dan kondisi terkini aset daerah, serta mencegah potensi sengketa lahan yang merugikan kepentingan publik.

“Kami datang bersama DPRD, BPN, dan Korem untuk meninjau langsung aset Pemprov di kawasan Nanga-Nanga. Hasilnya cukup mengejutkan karena terjadi penyusutan seluas 207 hektare. Kami akan bentuk tim gabungan untuk menelusuri penyebabnya,” tegas Gubernur Andi Sumangerukka.

Gubernur menyatakan bahwa tim gabungan dari Pemprov, Korem, BPN, dan instansi teknis lainnya akan segera dibentuk untuk melakukan audit menyeluruh, baik secara administratif maupun kondisi fisik di lapangan. Upaya ini dilakukan untuk mengungkap secara transparan penyebab penyusutan lahan dan memastikan legalitas aset milik daerah.

WALHI Sultra Desak Pemerintah Hentikan Operasi Tambang Nikel PT Wijaya Inti Nusantara

“Pertanyaannya, ke mana hilangnya 207 hektare? Ini yang harus kami selidiki bersama tim,” tambahnya.

Pendekatan kolaboratif lintas lembaga ini diyakini menjadi langkah strategis untuk mencegah sengketa pertanahan di masa depan, sekaligus mengarahkan pemanfaatan aset daerah agar lebih terencana, legal, dan bermanfaat bagi pembangunan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Gubernur ASR juga menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas tata kelola aset daerah. Kawasan Nanga-Nanga dinilai sebagai wilayah potensial untuk pengembangan kawasan strategis yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Kendari dan sekitarnya. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Kendari Lepas 546 Jamaah Haji, Termuda Usia 15 Tahun

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Janji Smelter Nikel di Routa Menguap, Tanah Adat Terus Dikeruk

02

Satgas PKH Sita Lahan Tambang Emas PT Panca Logam Makmur di Bombana

03

Investasi Rp181,58 Triliun di Pomalaa, IPIP akan Serap 10.000 Tenaga Kerja

04

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

05

Breaking News: Gempa M5,1 Guncang Wakatobi, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits