Ekonomi & Bisnis Sultra
Home / Sultra / Asma Tenun dan Sultra Werk Siap Go Internasional

Asma Tenun dan Sultra Werk Siap Go Internasional

Produk sentra Asma Tenun yang sudah siap menembus pasar internasional. Foto: Kanwil

KENDARI – Upaya pelaku usaha lokal Sulawesi Tenggara untuk menembus pasar internasional mendapat dukungan penuh dari Kementerian Hukum (Kemenkum) Sultra.

Melalui penguatan perlindungan kekayaan intelektual komunal (KIK) dan strategi rebranding, dua brand lokal yakni Asma Tenun dan Sultra Werk dipersiapkan untuk melangkah lebih jauh ke pasar global.

Dalam kunjungan resmi ke sentra Asma Tenun, Rabu (6/8/2025), Analis Kekayaan Intelektual Ahli Muda, Suarni, S.E., M.M., mewakili Bidang KI Kanwil Kemenkumham Sultra, menindaklanjuti identifikasi motif tenun khas Sulawesi Tenggara.

Kunjungan ini bertujuan memberikan perlindungan hukum terhadap warisan budaya lokal melalui skema Kekayaan Intelektual Komunal, serta mendorong pemanfaatan ekonomi dari kekayaan budaya tersebut.

“Kami sangat terbantu dengan pendampingan dari Kemenkumham Sultra. Ini menjadi langkah awal agar produk kami terlindungi secara hukum dan siap bersaing di pasar nasional hingga internasional,” ungkap Asma, pemilik Asma Tenun, penuh semangat.

TNI AL Sergap 2 Kapal Ilegal Pembawa Nikel ke IMIP

Produk Kendari Werk yang kini menjadi Sultra Werk. Kanwil

Selain ke Asma Tenun, agenda kunjungan dilanjutkan ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sultra untuk mendampingi proses perubahan merek dari Kendari Werk menjadi Sultra Werk.

Langkah ini diambil untuk memperluas identitas merek, agar mewakili seluruh Sulawesi Tenggara, bukan hanya Kota Kendari, serta memperkuat citra produk lokal di mata dunia.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sultra, Topan Sopuan, menyatakan bahwa Kemenkumham berkomitmen mendukung UMKM lokal melalui aspek hukum yang kuat.

“Kunjungan ini adalah bagian dari komitmen kami dalam melestarikan budaya lokal, sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha melalui perlindungan merek dan kekayaan intelektual,” tegasnya.

Melalui program ini, Kemenkumham Sultra berharap produk budaya lokal seperti tenun, kriya, dan desain khas daerah bisa naik kelas, terlindungi secara sah, dan membawa manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

Indonesia Quran Hour 2025: Istiqlal Bergema, Syiar Al-Qur’an Satukan Umat

Dengan perlindungan hukum yang tepat, Asma Tenun dan Sultra Werk siap go internasional dan menjadi kebanggaan Sulawesi Tenggara di panggung dunia. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Top News

01

PSN Kawasan Industri Kendari Terpadu Hadapi Masalah Agraria

02

Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di 16 Daerah Sulawesi Tenggara: Cek Daftar Lengkapnya!

03

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

04

Investasi Rp181,58 Triliun di Pomalaa, IPIP akan Serap 10.000 Tenaga Kerja

05

Ruruhi Resmi Jadi Spesies Jambu Baru asal Sulawesi Tenggara

Berita Terbaru






Jadwal Sholat

⏳ Mengambil jadwal sholat...
Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits





⚽ Jadwal Pertandingan

  • RCD Mallorca vs CA OsasunaPrimera Division29 Nov 2025 - 20:00 WIB
  • FC Barcelona vs Deportivo AlavésPrimera Division29 Nov 2025 - 22:15 WIB
  • Levante UD vs Athletic ClubPrimera Division29 Nov 2025 - 00:30 WIB