Ekonomi & Bisnis Sultra
Home / Sultra / Situasi Negara Bergejolak, Stok Beras Sultra Aman Sampai Kapan?

Situasi Negara Bergejolak, Stok Beras Sultra Aman Sampai Kapan?

Kondisi stok beras di Gudang Bulog Punggaloba, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dok

KENDARI — Di tengah gejolak nasional, lonjakan harga pangan, dan bayang-bayang krisis global, publik Sulawesi Tenggara (Sultra) disuguhi kabar menenangkan: stok beras di gudang Bulog disebut aman hingga 30 bulan ke depan.

Klaim ini datang dari Badan Pangan Nasional atau National Food Agency  (NFA). Namun, pertanyaan besarnya masih menggantung — benarkah rakyat bisa sepenuhnya tenang saat ekonomi negara sedang bergetar?

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan NFA, Maino Dwi Hartono, menegaskan bahwa ketersediaan beras di Sultra masih dalam kondisi aman.

Bahkan, Sultra dinilai sebagai salah satu provinsi dengan kinerja terbaik dalam penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sepanjang tahun 2025.

“Alhamdulillah stok beras di gudang Bulog cukup aman. NFA menugaskan Bulog segera menyalurkan beras SPHP melalui pedagang pasar tradisional, Gerakan Pangan Murah, hingga jalur distribusi lain. Jadi masyarakat tidak perlu panik,” ujar Maino dalam kunjungannya ke Gudang Bulog Punggaloba, Kendari, Rabu (27/8/2025).

Menteri Agama Resmikan Pesantren Modern di Buton, Sulawesi Tenggara

Benteng Ketahanan Pangan di Tengah Krisis Nasional

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Ari Sismanto, menekankan bahwa penyaluran beras SPHP menjadi instrumen penting pengendali inflasi daerah.

“Hampir 600 unit Rumah Pangan Kita, kios pangan, serta kerja sama dengan Koperasi Merah Putih, BUMN, dan Kantor Pos menjadi kanal distribusi utama untuk menekan harga beras di pasaran,” jelasnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Bulog Sultra, Siti Mardati Saing, memastikan stok yang ada cukup hingga 30 bulan ke depan.

“Kami menyiapkan 2.500 ton per bulan, dan bila dibutuhkan lebih banyak, siap menambah volume. Saat ini stok beras CBP mencapai 76.000 ton,” tegasnya.

Sinergi lintas lembaga

Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi, dalam kesempatan berbeda menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, hingga TNI-Polri untuk mengamankan ketersediaan pangan.

Geliat Buton Tengah: Pelabuhan Wamengkoli Dirancang Jadi Mesin Ekonomi Baru

“Tidak ada alasan bagi rakyat tidak mendapatkan pangan yang terjangkau. Inflasi harus kita tekan, dan pangan wajib tersedia,” ungkapnya dalam pembukaan Gerakan Pangan Murah di Kendari.

Meski klaim pemerintah menegaskan stok beras aman, publik tetap menyimpan kekhawatiran.

Situasi ekonomi nasional yang bergejolak akibat inflasi pangan, melemahnya daya beli, hingga ancaman krisis global, membuat pertanyaan ini terus menghantui:

Mampukah Sultra benar-benar menjadi benteng ketahanan pangan, atau sekadar penyangga sementara sebelum badai krisis menghantam lebih keras?

(MS)

Potret Konawe Utara: Dana Desa Macet, Ketimpangan Melebar

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Top News

01

KPK Bidik Daerah Lain Penerima DAK Kesehatan di Sulawesi Tenggara

02

Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di 16 Daerah Sulawesi Tenggara: Cek Daftar Lengkapnya!

03

Satgas PKH Mulai Memburu Mafia Tambang di Sulawesi Tenggara

04

Gerakan Pangan Murah di Sulawesi Tenggara Disambut Antusias Rakyat

05

DKPP Periksa KPU Konawe Kepulauan dan Kolaka Timur Terkait Pelanggaran Etik

Berita Terbaru






Jadwal Sholat

⏳ Mengambil jadwal sholat...
Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits





⚽ Jadwal Pertandingan

  • RC Celta de Vigo vs Villarreal CFPrimera Division31 Aug 2025 - 22:00 WIB
  • Real Betis Balompié vs Athletic ClubPrimera Division31 Aug 2025 - 00:00 WIB
  • RCD Espanyol de Barcelona vs CA OsasunaPrimera Division31 Aug 2025 - 00:30 WIB