News Kendari
Home / Sultra / Kendari / Kinerja OPD di Kendari: Serapan Anggaran Lemah, Banyak Program Mandek

Kinerja OPD di Kendari: Serapan Anggaran Lemah, Banyak Program Mandek

Rapat Evaluasi Asistensi Proyeksi Pendapatan dan Belanja menjelang pembahasan Perubahan APBD 2025, Selasa (29/7/2025), yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran. PPID

KENDARI – Kinerja sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara kembali menjadi sorotan.

Pasalnya, hingga akhir Juli 2025, realisasi belanja daerah tercatat masih rendah.

Hal ini terungkap dalam Rapat Evaluasi Asistensi Proyeksi Pendapatan dan Belanja menjelang pembahasan Perubahan APBD 2025, Selasa (29/7/2025), yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.

Dalam rapat tersebut, Wali Kota Siska menyoroti masih banyaknya program OPD yang belum berjalan optimal. Bahkan, sejumlah kegiatan masih berada pada tahap perencanaan, padahal waktu pelaksanaan tahun anggaran sudah memasuki semester kedua.

“Kita harus jujur melihat kondisi ini. Program banyak yang belum jalan. Harus diputuskan sekarang, mana yang bisa dieksekusi dan mana yang ditunda. Jangan hanya berdiam diri dalam tahap perencanaan,” tegasnya.

Nikel Indonesia Mengguncang Dunia: Dari Soroako 1901 ke Ambisi Kendalikan Pasar Global

Realisasi Belanja Daerah Rendah, Pusat Bisa Salah Menilai

Wali Kota Siska menjelaskan bahwa rendahnya realisasi belanja memang bisa mengurangi risiko defisit anggaran. Namun, jika serapan terlalu rendah, hal itu justru dapat menimbulkan persepsi negatif dari pemerintah pusat terkait kapasitas pengelolaan keuangan daerah.

“Kalau belanja rendah, memang defisit bisa ditekan. Tapi pusat bisa menilai kita tidak mampu melaksanakan program secara efektif,” katanya.

Ia menekankan bahwa seluruh kepala OPD harus memiliki pemahaman utuh terhadap program kerja masing-masing. Tidak boleh lagi ada penundaan tanpa alasan jelas.

Penentuan Skala Prioritas Jelang Perubahan APBD 2025

Menjelang penyusunan Perubahan APBD 2025, Pemerintah Kota Kendari diminta menyusun kembali skala prioritas yang realistis dan terukur. Wali Kota Siska meminta agar OPD segera menetapkan program yang benar-benar siap dijalankan dan mengeliminasi kegiatan yang belum siap dari sisi teknis maupun anggaran.

“Kita tidak punya banyak waktu. Saya minta seluruh OPD bergerak cepat. Jangan tunggu akhir tahun baru sibuk belanja,” tegasnya.

25 Tahun Otonomi Daerah: Resentralisasi Ancam Desentralisasi

Evaluasi Menjadi Dasar Perumusan APBD Perubahan

Rapat evaluasi ini menjadi momen penting konsolidasi keuangan daerah dan refleksi atas pelaksanaan program selama semester pertama 2025.

Hasil evaluasi akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan fiskal pada Perubahan APBD 2025, termasuk proyeksi pendapatan serta strategi belanja yang lebih efisien dan berdampak langsung pada masyarakat. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

02

ESDM Sanksi 25 Perusahaan Tambang Nikel di Sulawesi Tenggara, Simak Daftarnya!

03

Inovasi Pengembangan Lahan Urban di Kendari Layak Jadi Inspirasi

04

194 Pelaku UMKM di Kendari Resmi Terima Bantuan Modal Rp5 Juta

05

Polda Sultra Ringkus 4 IRT Kurir Sabu Jaringan Internasional dari Malaysia

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits