Industri Sultra
Home / Sultra / Gubernur Sultra Segera Panggil PT SCM Terkait Investasi Smelter Nikel

Gubernur Sultra Segera Panggil PT SCM Terkait Investasi Smelter Nikel

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR). Dok

KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), menegaskan akan memanggil PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) terkait kewajiban perusahaan tambang tersebut yang belum ditunaikan.

Pernyataan itu disampaikan ASR usai menerima audiensi Aliansi Masyarakat Routa Bersatu di Kantor Gubernur Sultra, Kamis (11/9/2025).

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat kembali menagih janji PT SCM untuk membangun smelter nikel di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe.

“Demi kemaslahatan dan kemakmuran masyarakat Routa, pasti saya dukung penuh. Kita akan lihat kembali perjanjian awal perusahaan dengan warga maupun pemerintah. Jika tidak dijalankan, tentu ada langkah penertiban,” tegas ASR.

Warga Routa Desak Realisasi Smelter

Perwakilan warga, Ahmad, menyatakan pihaknya kecewa karena PT SCM tak kunjung merealisasikan pembangunan smelter nikel, meski janji itu sudah lama diucapkan.

Skandal Nikel di Sultra: Ketua Kadin Anton Timbang Jadi Tersangka Tambang Ilegal

“Langkah Gubernur kami tunggu. Kalau PT SCM tetap tidak menunjukkan itikad baik, kami tidak akan segan kembali turun aksi,” ujarnya.

Sebelumnya, ratusan warga Routa sempat melakukan aksi penyegelan kantor PT SCM serta menutup aktivitas hauling pada Sabtu (6/9/2025) sebagai bentuk protes.

Profil PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) 

PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) merupakan anak perusahaan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBM), bagian dari grup Merdeka Copper Gold Tbk. Perusahaan ini mengelola tambang nikel di Kecamatan Routa dengan luas konsesi mencapai 21.100 hektare dan mulai beroperasi sejak 2023.

Hasil produksinya berupa bijih limonit (untuk bahan baku Mixed Hydroxide Precipitate/MHP sebagai komponen baterai kendaraan listrik) serta bijih saprolit (berkadar nikel tinggi yang dikirim ke smelter RKEF di IMIP, Morowali).

Meski demikian, janji pembangunan smelter di Konawe masih belum terealisasi hingga kini, menjadi sumber ketegangan antara perusahaan dan masyarakat lokal.

Nikel Indonesia Mengguncang Dunia: Dari Soroako 1901 ke Ambisi Kendalikan Pasar Global

Pemerintah Siap Bertindak

ASR menegaskan, Pemprov Sultra tidak akan tinggal diam. Pemerintah akan memastikan PT SCM menepati komitmen kepada masyarakat maupun pemerintah daerah.

“Pemerintah hadir untuk menjamin investasi memberi manfaat nyata, bukan hanya mengambil sumber daya. Kita akan panggil perusahaan dan minta kejelasan,” tegas Gubernur Sultra. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

02

PSN Kawasan Industri Kendari Terpadu Hadapi Masalah Agraria

03

Skandal Nikel di Sultra: Ketua Kadin Anton Timbang Jadi Tersangka Tambang Ilegal

04

ESDM Sanksi 25 Perusahaan Tambang Nikel di Sulawesi Tenggara, Simak Daftarnya!

05

Inovasi Pengembangan Lahan Urban di Kendari Layak Jadi Inspirasi

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits