News Sultra
Home / Sultra / Gubernur ASR Buka Suara Soal Penahanan Mahasiswa Sultra di Jakarta

Gubernur ASR Buka Suara Soal Penahanan Mahasiswa Sultra di Jakarta

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen (Purn) Andi Sumangerukka (ASR). Dok

KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen (Purn) Andi Sumangerukka (ASR), akhirnya angkat bicara terkait penahanan sejumlah mahasiswa asal Sulawesi Tenggara oleh Polrestabes Jakarta Pusat.

Ia menegaskan bahwa dirinya secara langsung meminta aparat kepolisian agar segera membebaskan para mahasiswa yang ditahan.

“Setelah mendengar kabar itu, saya langsung berkoordinasi dengan pihak Polrestabes Metro Jakarta Pusat agar mahasiswa dibebaskan malam itu juga. Saya sendiri yang minta agar jangan sampai mereka bermalam di kantor polisi,” tegas Gubernur ASR saat menemui massa aksi di Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Jumat malam (10/10/2025).

Pernyataan ini disampaikan ASR usai menghadiri kegiatan Malam Ramah Tamah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Al Hadits (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kota Kendari.

Gubernur ASR menegaskan komitmennya untuk melindungi hak-hak mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara damai.

Kawasan Wallacea Didorong Masuk Taman Nasional dan Warisan Dunia

Lebih lanjut, ASR juga meminta agar laporan terhadap mahasiswa tersebut segera dicabut oleh pihak terkait.

Ia menambahkan, alasan belum memberikan pernyataan publik sebelumnya karena tengah fokus pada penyelenggaraan STQH Nasional yang sedang berlangsung di Kendari.

Terkait tuntutan mahasiswa soal asrama, ASR mengakui telah meninjau langsung kondisi beberapa asrama mahasiswa asal Sultra di luar daerah, termasuk di Makassar dan Yogyakarta, yang kondisinya dinilai sangat memprihatinkan.

“Masih ada daerah yang kondisinya lebih parah dari Jakarta, seperti di Yogyakarta. Kalau sempat, silakan lihat sendiri. Saya tahu betul kondisinya,” ujarnya.

Menurut ASR, pembangunan atau renovasi asrama mahasiswa di luar wilayah Sultra tidak termasuk dalam alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), namun ia berkomitmen untuk memperjuangkan agar pada tahun anggaran 2026 ada porsi khusus bagi kebutuhan mahasiswa perantau.

Parlemen 5 Daerah Penghasil Nikel di Indonesia Sepakat Bangun Aliansi

“Kita bersabar dulu. Insyaallah, tahun 2026 akan saya upayakan agar ada anggarannya,” harapnya.

Di akhir pernyataannya, Gubernur ASR mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama penyelenggaraan STQH Nasional XXVIII di Kendari agar berjalan sukses dan kondusif. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Top News

01

Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di 16 Daerah Sulawesi Tenggara: Cek Daftar Lengkapnya!

02

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

03

Muncul Desakan Agar Izin Perusahaan Nikel PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) Dicabut, Ada Apa?

04

Kawasan Wallacea Didorong Masuk Taman Nasional dan Warisan Dunia

05

Sulawesi Tenggara Buka Peluang Investasi Industri Pengolahan Ikan Skala Besar

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits