Seputar Korupsi Sultra
Home / Sultra / Polda Segera Umumkan Tersangka Korupsi Kapal Pesiar Pemprov Sultra Senilai Rp9,8 Miliar

Polda Segera Umumkan Tersangka Korupsi Kapal Pesiar Pemprov Sultra Senilai Rp9,8 Miliar

Kapal pesiar mewah jenis Azimut Atlantis 43 milik Pemerintah Provinsi Sultra. Dok Humas Polda Sultra

KENDARI – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan segera mengumumkan penetapan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal pesiar mewah jenis Azimut Atlantis 43 milik Pemerintah Provinsi Sultra senilai Rp9,8 miliar.

Kasubdit Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Sultra, Kompol Niko Darutama, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dari berbagai latar belakang.

Mereka berasal dari pihak kontraktor pelaksana, pejabat Pemprov Sultra, petugas Bea Cukai, hingga seorang pria yang berdomisili di Jakarta.

ā€œNama saksi ini muncul dalam dokumen administratif kapal saat proses masuknya ke wilayah Indonesia,ā€ jelas Niko, melalui keterangan resminya, Rabu (10/9/2025).

BPKP: Negara Rugi Rp9,8 Miliar, Kapal Dinyatakan Total Loss

Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sultra, negara mengalami kerugian hingga Rp9,8 miliar.

Teror Agraria di Angata, Konawe Selatan: 50 Rumah Dibakar

Kapal pesiar mewah buatan Italia tersebut dinyatakan total loss karena dibeli saat izin masuk sementara dari Singapura telah kedaluwarsa. Saat ini, kapal sudah diamankan sebagai barang bukti oleh Polda Sultra.

ā€œPenetapan tersangka akan segera kami umumkan dalam waktu dekat,ā€ tegas Niko.

Kapolda Sultra Pastikan Ada Tersangka

Sebelumnya, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Widjanarko memastikan kasus korupsi kapal pesiar Azimut akan segera memasuki babak penetapan tersangka.

ā€œAkan dirilis pekan depan,ā€ ungkap Kapolda di hadapan massa AP2 Sultra dan Aliansi Suara Rakyat (ASR) yang menggelar aksi di Gedung DPRD Sultra, Selasa (2/9/2025) lalu.

Didik menambahkan, kasus ini bukan hal baru. Saat masih bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kasus kapal pesiar Azimut sudah menjadi perhatian lembaga antirasuah tersebut.

Kendari New Port: Episentrum Baru Ekspor Nikel di Tengah Ledakan Industri Sulawesi Tenggara

ā€œWaktu pertama masuk ke sini (Polda Sultra), saya sudah dituntut segera menangani kasus korupsi kapal pesiar Azimut. Kalau kami tidak jalan, bisa saja akan diambil alih KPK,ā€ jelasnya.

Minimal Dua Nama akan Jadi Tersangka

Kapolda Sultra menegaskan pihaknya serius mengusut tuntas dugaan korupsi kapal pesiar Pemprov Sultra. Ia bahkan membocorkan sedikit informasi terkait jumlah tersangka.

ā€œAda dua tersangka yang akan ditetapkan dalam kasus kapal pesiar Azimut ini,ā€ ujarnya.

Kasus dugaan korupsi pengadaan kapal pesiar Pemprov Sultra ini diduga menyeret nama mantan Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Polda Sultra berjanji akan segera mengumumkan hasil penyidikan secara transparan kepada publik. (MS)

Pulau Bokori Diperebutkan, Ada Apa?

Simak Berita Lainnya di WA ChannelĀ disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

02

Kendari Butuh Terobosan Besar untuk Genjot Investasi di Tahun 2025

03

Profil Laode Sulaeman, Putra Baubau Sulawesi Tenggara yang Resmi Jadi Dirjen Migas ESDM

04

Gaji Pensiunan PNS 2025: Cair 1 September, Kabar Kenaikan Bikin Penasaran

05

Harga BBM Pertamina Naik per 1 Juli, Berikut Daftarnya

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits