Edukasi Sultra
Home / Sultra / UHO Cetak 1.902 Lulusan, 3 Peluang Emas Menanti di Sulawesi Tenggara

UHO Cetak 1.902 Lulusan, 3 Peluang Emas Menanti di Sulawesi Tenggara

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir. Hugua, M.Ling., saat berbicara dalam momentum Wisuda Universitas Halu Oleo (UHO) Periode April–Juli 2025. PPID

KENDARI — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menaruh harapan besar kepada 1.902 lulusan Universitas Halu Oleo (UHO) untuk menjadi motor penggerak pembangunan daerah.

Dalam momentum Wisuda UHO Periode April–Juli 2025, Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, M.Ling., secara tegas menyampaikan bahwa alumni UHO memiliki peluang besar untuk berkiprah di tiga sektor unggulan yang tengah dikembangkan oleh Pemprov Sultra.

Ketiga sektor tersebut adalah:

1. Industri Hilirisasi Berbasis Agroindustri

Sektor ini berfokus pada pengolahan hasil pertanian dan perkebunan lokal menjadi produk bernilai tambah tinggi.

Teror Agraria di Angata, Konawe Selatan: 50 Rumah Dibakar

Hugua menilai, lulusan UHO dari berbagai bidang seperti pertanian, teknik, ekonomi, dan teknologi pangan sangat relevan untuk mengisi ruang-ruang inovasi dalam proses hilirisasi ini.

“Kita butuh alumni yang bisa mengubah hasil pertanian bukan hanya untuk dijual mentah, tapi menjadi produk siap pasar, siap ekspor. Di sinilah peran strategis alumni UHO,” ujar Hugua dalam sambutannya di Auditorium Mokodompit UHO, Selasa (5/8/2025).

2. Industri Turunan Berbasis Sumber Daya Alam

Dengan melimpahnya sumber daya alam seperti nikel, aspal, dan perikanan di Sultra, sektor ini menyimpan peluang besar untuk pengembangan teknologi dan bisnis berkelanjutan.

Hugua menekankan pentingnya keterlibatan lulusan UHO yang memiliki latar belakang teknik, lingkungan, ekonomi, dan hukum dalam proses transformasi industri daerah agar lebih berdaya saing.

Kendari New Port: Episentrum Baru Ekspor Nikel di Tengah Ledakan Industri Sulawesi Tenggara

“Alumni UHO harus jadi pelaku utama dalam penguatan rantai nilai sumber daya alam, bukan hanya penonton,” tambahnya.

3. Pariwisata Berbasis Kawasan Strategis Nasional

Sektor pariwisata, terutama di Kawasan Strategis Nasional Wakatobi dan tujuh kawasan penyangga lainnya, disebut Hugua sebagai ruang ideal bagi alumni dari bidang pariwisata, budaya, komunikasi, dan teknologi untuk berkreasi dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Wakatobi adalah wajah dunia kita. Butuh alumni UHO yang punya kreativitas, hospitality, dan jiwa wirausaha tinggi untuk membesarkannya,” tegasnya.

Para alumni Universitas Halu Oleo (UHO). PPID

Alumni UHO Diharapkan Jadi Pilar Kemajuan Sultra

Hugua menegaskan bahwa arah pembangunan Sultra saat ini mengacu pada Tricita ASR-Hugua, yaitu Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius.

Pulau Bokori Diperebutkan, Ada Apa?

Dalam konteks itu, alumni UHO diharapkan menjadi bagian dari generasi kepemimpinan masa depan yang akan mewujudkan visi tersebut.

“Kami percaya bahwa 5–10 tahun ke depan, tongkat kepemimpinan di Sultra akan berada di tangan para alumni UHO. Ayo bersama kita majukan Sulawesi Tenggara, Indonesia, dan dunia,” tutupnya.

Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Prof Armid. PPID

Rektor UHO Prof Armid Sambut Tantangan, Dorong Alumni Jadi Agen Perubahan

Sementara itu, Rektor UHO Prof. Armid, S.Si., M.Si., D.Sc., yang baru dilantik pada 1 Agustus 2025, menyambut baik ajakan Pemerintah Provinsi Sultra kepada para lulusan.

Ia menegaskan bahwa UHO siap mendorong alumni untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Wisuda bukan akhir, tapi titik awal pengabdian. Kami percaya alumni UHO mampu menjadi pelopor kemajuan daerah,” ucap Prof Armid.

Pada periode wisuda kali ini, UHO meluluskan 1.902 wisudawan dan wisudawati dari 14 fakultas dan Program Pascasarjana. Prosesi berlangsung selama dua hari, 5–6 Agustus 2025.

Dari jumlah tersebut, Ketut Widiantari, lulusan Program Studi PGSD FKIP, dinobatkan sebagai wisudawan terbaik tingkat universitas dengan IPK 3,89 dan masa studi 4 tahun.

Tracer Study dan Komitmen Membangun Jejak Alumni

Dalam arahannya, Prof Armid juga mengimbau para alumni untuk aktif berpartisipasi dalam program Tracer Study sebagai alat pemetaan kontribusi lulusan di dunia kerja. Hal ini, menurutnya, menjadi langkah penting untuk memastikan link and match antara kampus dan kebutuhan industri.

“Kami harap seluruh alumni mengisi data tracer melalui laman tracer.uho.ac.id agar UHO bisa terus meningkatkan kualitas lulusannya,” katanya.

Ia juga menitipkan pesan agar para lulusan selalu menjaga nama baik almamater dan menjunjung tinggi nilai-nilai kecerdasan, integritas, kebijaksanaan, serta semangat belajar sepanjang hayat.

“Jadilah alumni UHO yang terus belajar, berkarya, dan membawa perubahan positif di mana pun kalian berada,” pungkasnya. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA ChannelĀ disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

02

Kendari Butuh Terobosan Besar untuk Genjot Investasi di Tahun 2025

03

Profil Laode Sulaeman, Putra Baubau Sulawesi Tenggara yang Resmi Jadi Dirjen Migas ESDM

04

Gaji Pensiunan PNS 2025: Cair 1 September, Kabar Kenaikan Bikin Penasaran

05

Harga BBM Pertamina Naik per 1 Juli, Berikut Daftarnya

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits