News
Home / News / Lindungi Investasi PSN, Polri Bangun Tiga Mako Brimob di Sulawesi Tenggara

Lindungi Investasi PSN, Polri Bangun Tiga Mako Brimob di Sulawesi Tenggara

Peresmian pertapakan Mako Brimob sekaligus penyerahan hibah lahan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian RI, Dedi Prasetyo, Selasa (21/4/2026), di jalur strategis poros Kolaka–Kendari. Foto Humas

KOLAKA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mempertegas komitmennya dalam mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan membangun tiga Markas Komando (Mako) Satuan Brimob di wilayah Sulawesi Tenggara.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar negara dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan investasi.

Peresmian pertapakan Mako Brimob sekaligus penyerahan hibah lahan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian RI, Dedi Prasetyo, Selasa (21/4/2026), di jalur strategis poros Kolaka–Kendari.

Adapun tiga Mako Brimob tersebut akan dibangun di sejumlah titik penting, yakni:

– Kabupaten Kolaka (10 hektare, hibah dari PT IPIP) untuk Mako Batalyon C Pelopor
– Kabupaten Konawe (8 hektare, hibah dari Pemda Konawe) untuk Mako Kompi 3 Batalyon C Pelopor
– Kabupaten Buton Tengah (10 hektare, hibah dari Pemda setempat) untuk Mako Kompi 3 Batalyon B Pelopor

Akses Terisolir di Sultra Dibuka Total: Wakapolri Resmikan 17 Jembatan Sekaligus

Pembangunan ini dinilai strategis karena berada di wilayah yang menjadi pusat aktivitas industri dan pengembangan proyek-proyek nasional, termasuk sektor pertambangan dan hilirisasi.

“Hibah lahan ini akan dimanfaatkan untuk pembangunan Mako Brimob guna memperkuat kehadiran negara dalam menjamin keamanan, sekaligus mendukung pengamanan Proyek Strategis Nasional di wilayah Sulawesi Tenggara,” tegas Wakapolri.

Dengan hadirnya tiga Mako Brimob tersebut, Polri ingin memastikan bahwa setiap proyek investasi dapat berjalan tanpa gangguan, sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat di sekitar kawasan industri.

Wakapolri juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas daerah.

“Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia usaha menjadi kunci utama. Keamanan yang terjaga akan mempercepat pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Skema Baru Royalti Musik 2026: Tanpa Data, Jangan Harap Dibayar

Penguatan infrastruktur Brimob ini menegaskan peran strategis aparat keamanan dalam mendukung percepatan pembangunan nasional.

Di tengah pesatnya ekspansi investasi di Sulawesi Tenggara, kehadiran negara melalui Polri menjadi faktor krusial untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keamanan. (MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Janji Smelter Nikel di Routa Menguap, Tanah Adat Terus Dikeruk

02

Satgas PKH Sita Lahan Tambang Emas PT Panca Logam Makmur di Bombana

03

Investasi Rp181,58 Triliun di Pomalaa, IPIP akan Serap 10.000 Tenaga Kerja

04

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

05

Breaking News: Gempa M5,1 Guncang Wakatobi, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits