News Sultra
Home / Sultra / Polisi Mulai Usut Kelangkaan Gas Melon di Sulawesi Tenggara

Polisi Mulai Usut Kelangkaan Gas Melon di Sulawesi Tenggara

Tim Ditreskrimsus turun tangan memperketat pengawasan distribusi LPG 3 Kg mulai dari agen hingga pangkalan resmi di Kota Kendari,Sulawesi Tenggara. Humas

KENDARI — Kelangkaan gas LPG 3 kilogram atau gas melon di Sulawesi Tenggara makin meresahkan warga. Harga gas subsidi bahkan melonjak hingga Rp50 ribu sampai Rp70 ribu per tabung, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Merespons kondisi tersebut, Polda Sulawesi Tenggara melalui Ditreskrimsus langsung turun tangan memperketat pengawasan distribusi LPG 3 Kg mulai dari agen hingga pangkalan resmi.

Dirreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara, Dodi Ruyatman, mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk mengecek stok dan stabilitas harga di lapangan.

“Pihak kami saat ini sudah bergerak di lapangan untuk mengecek langsung ketersediaan stok dan stabilitas harga gas LPG 3 kilogram, mulai dari tingkat agen hingga ke pangkalan resmi,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Polda Sultra juga memperingatkan keras oknum yang memainkan harga maupun menimbun gas subsidi. Polisi menegaskan akan menindak tegas pelaku penimbunan, pengoplosan, hingga manipulasi distribusi LPG subsidi.

SAVE PANTAI KARTIKA Menggema: Surga Wisata Sulawesi Tenggara Kini di Ambang Kehancuran

“Jika ditemukan adanya praktik penimbunan, pengoplosan, atau manipulasi distribusi, polisi akan langsung menindak sesuai hukum yang berlaku,” tegas Dodi.

Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan panic buying karena distribusi LPG subsidi disebut terus dikawal aparat bersama instansi terkait. (MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *