News Sultra
Home / Sultra / Mahasiswa Kepung DPRD Sultra, Desak Reformasi Polri hingga Tolak Tambang Pesisir

Mahasiswa Kepung DPRD Sultra, Desak Reformasi Polri hingga Tolak Tambang Pesisir

Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin (25/5/2026). Humas Pol

KENDARI – Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara berlangsung panas namun tetap kondusif, Senin (25/5/2026).

Sejumlah elemen mahasiswa turun ke jalan membawa tuntutan keras mulai dari reformasi Polri, penolakan izin tambang di wilayah pesisir, hingga desakan kenaikan anggaran pendidikan.

Pengamanan aksi dilakukan oleh jajaran Polresta Kendari yang dipimpin langsung Kapolresta Kendari, Edwin Louis Sengka, guna memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Aksi tersebut melibatkan sejumlah kelompok mahasiswa, di antaranya Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Halu Oleo, Aliansi Mahasiswa Merdeka Sultra, serta Koalisi Aktivis Mahasiswa, Pemuda dan Ormas (KOMPAS). Massa aksi memadati kawasan Kantor DPRD Sultra sambil menyampaikan berbagai tuntutan nasional maupun regional.

Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti isu reformasi kepolisian, penolakan aktivitas tambang di kawasan pesisir, hingga dinamika pergantian pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara.

Konawe Gandeng SMI Bangun RSUD Modern, Lokasinya Aman dari Polusi Industri Nikel Morosi

Mereka juga meminta pemerintah meningkatkan anggaran pendidikan yang dinilai masih belum berpihak pada kebutuhan mahasiswa dan masyarakat.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin Louis Sengka mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian untuk menjamin hak masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Pelayanan penyampaian aspirasi dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus menjaga situasi kamtibmas. Kami menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang sudah menyampaikan aspirasi dengan tertib,” ujarnya.

Selama aksi berlangsung, personel kepolisian melakukan pengamanan terbuka dan tertutup secara humanis serta persuasif. Polisi juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi untuk mencegah kemacetan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Aksi demonstrasi berlangsung damai dengan penyampaian aspirasi dilakukan secara bergantian menggunakan kendaraan yang dilengkapi pengeras suara.

54 TKP Dibobol, Remaja 18 Tahun Jadi Momok Curanmor di Kendari dan Konawe Selatan

Massa aksi kemudian diterima langsung Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala.

Kegiatan penyampaian aspirasi berakhir sekitar pukul 15.58 WITA dan massa membubarkan diri secara tertib pada pukul 17.00 WITA. (MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *