Politik
Home / Politik / KAHMI Sultra Gaungkan Hak Kelola Kekayaan Alam Sendiri Melalui Otsus

KAHMI Sultra Gaungkan Hak Kelola Kekayaan Alam Sendiri Melalui Otsus

Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Dok

KENDARI – Momentum HUT Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-61 menjadi titik balik bagi Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sultra untuk menyuarakan tuntutan besar: Sultra harus berdaulat atas kekayaan alamnya sendiri.

Dalam audiensi resmi di Gedung DPRD Sultra, Senin (28/04/2025), KAHMI dengan tegas menyerukan agar Sultra diberikan status Otonomi Khusus (Otsus).

Koordinator Presidium KAHMI Sultra, Muh Endang SA, menyatakan bahwa sudah saatnya Sultra tidak hanya menjadi penonton kekayaan alam yang terus mengalir keluar daerah, sementara rakyatnya masih berkutat dengan kemiskinan.

“Dengan sumber daya alam sebesar ini, Sultra pantas mengelola sendiri kekayaannya. Otsus adalah jalan untuk mewujudkan kedaulatan itu. Indonesia butuh Sultra, bukan sebaliknya,” tegas Endang.

Sulawesi Tenggara menyimpan kekayaan besar di sektor tambang, kelautan, kehutanan, dan pariwisata. Namun, selama ini hasilnya lebih banyak dinikmati di luar daerah.

25 Tahun Otonomi Daerah: Resentralisasi Ancam Desentralisasi

KAHMI menilai pemberian Otonomi Khusus adalah kunci untuk: Mengelola sumber daya alam secara mandiri, Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat, Meningkatkan kesejahteraan rakyat Sultra secara signifikan.

“Kami tidak minta lebih, hanya minta keadilan untuk mengurus dan menikmati hasil bumi sendiri,” tambah Endang.

Dukungan Solid dari Tokoh KAHMI

Dalam forum tersebut, tokoh-tokoh KAHMI Sultra seperti Abu Hasan, Prof Noer Alim, dan Abdul Rasyid Syawal mempertegas dukungan terhadap agenda Otsus. Mereka juga mendorong percepatan Pemekaran wilayah (Kepton, Konawe Timur, Muna Timur), Peningkatan infrastruktur dan layanan dasar, Perbaikan akses pendidikan dan kesehatan, hingga Pengentasan kemiskinan dan perlindungan perempuan serta anak.

Meski ada berbagai agenda, Otsus tetap menjadi fokus utama sebagai dasar perjuangan kemandirian Sultra.

APBN Sulawesi Tenggara Tembus Rp25,67 Triliun, Pajak Tambang Anjlok

Ketua DPRD Sultra, Laode Tariala, menyatakan apresiasi dan berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi KAHMI ini hingga ke tingkat pusat.

“Aspirasi Otsus ini adalah suara rakyat Sultra. Kami akan kawal secara serius dan terhormat,” ujar Laode singkat namun penuh makna. (MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

02

Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di 16 Daerah Sulawesi Tenggara: Cek Daftar Lengkapnya!

03

Profil Laode Sulaeman, Putra Baubau Sulawesi Tenggara yang Resmi Jadi Dirjen Migas ESDM

04

Kendari Butuh Terobosan Besar untuk Genjot Investasi di Tahun 2025

05

Wakatobi: Benteng Terakhir Biodiversitas Laut Sultra di Tengah Ekspansi Tambang Nikel

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits