Ekonomi & Bisnis Konawe
Home / Sultra / Konawe / Harga Pangan Melonjak, Inflasi Konawe Tembus 4,97 Persen

Harga Pangan Melonjak, Inflasi Konawe Tembus 4,97 Persen

Suasana di pasar Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dok

UNAAHA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara mencatat inflasi tahunan (year on year/y-on-y) Agustus 2025 mencapai 4,97 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,14.

Lonjakan harga terutama dipicu oleh kenaikan pada kelompok makanan, minuman, tembakau, serta kesehatan.

Berdasarkan laporan resmi BPS yang dikutip Senin (8/9/2025), inflasi tahunan ini naik dari IHK 105,88 pada Agustus 2024 menjadi 111,14 pada Agustus 2025.

Sementara itu, secara bulanan (month to month/m-to-m), Konawe justru mengalami deflasi 1,40 persen, sedangkan inflasi sejak awal tahun (year to date/y-to-d) tercatat 4,05 persen.

Sektor Penyumbang Inflasi

Beberapa kelompok pengeluaran yang mendorong inflasi tahunan di Konawe antara lain:

Kendari New Port: Episentrum Baru Ekspor Nikel di Tengah Ledakan Industri Sulawesi Tenggara

Makanan, minuman, dan tembakau naik 10,29 persen.

Kesehatan melonjak hingga 16,58 persen.

Perawatan pribadi dan jasa lainnya naik 3,15 persen.

Penyediaan makanan/minuman (restoran) naik 1,73 persen.

Transportasi naik 0,58 persen.

Pulau Bokori Diperebutkan, Ada Apa?

Sementara itu, ada juga kelompok yang justru menekan inflasi atau mengalami penurunan, yakni:

Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan turun 1,41 persen.

Rekreasi, olahraga, dan budaya turun 0,74 persen.

Komoditas Paling Berpengaruh

BPS mencatat sejumlah komoditas memberikan andil besar terhadap inflasi, di antaranya:

Beras (1,17 persen)

Sultra Ekspor Langsung Produk Nikel Hijau Senilai USD 2,95 Juta ke China dari Kendari New Port

Tomat (0,52 persen)

Ikan layang dan cakalang (masing-masing 0,48 persen)

Bawang merah (0,26 persen)

Sigaret kretek mesin (0,23 persen)

Sedangkan komoditas yang menahan laju inflasi atau memicu deflasi adalah: terong, semangka, ayam hidup, sagu, tahu mentah, jeruk nipis, tempe, hingga telepon seluler dan bensin.

Perbandingan dengan Tahun Lalu

Jika dibandingkan Agustus 2024, inflasi tahunan Konawe melonjak tajam dari hanya 0,88 persen menjadi 4,97 persen pada Agustus 2025.

Kondisi ini menunjukkan tekanan harga bahan pangan dan kesehatan masih menjadi masalah utama di wilayah tersebut. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA ChannelĀ disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

02

Kendari Butuh Terobosan Besar untuk Genjot Investasi di Tahun 2025

03

Profil Laode Sulaeman, Putra Baubau Sulawesi Tenggara yang Resmi Jadi Dirjen Migas ESDM

04

Harga BBM Pertamina Naik per 1 Juli, Berikut Daftarnya

05

Kota Bau-Bau Miliki 3 Modal Strategis Sebagai Pusat Pertumbuhan Industri Pariwisata

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits