KENDARI – Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara terus melakukan pembenahan besar-besaran jelang perhelatan internasional UCLG ASPAC.
Tak tanggung-tanggung, ribuan personel gabungan diterjunkan untuk menyulap wajah kawasan pesisir, sekaligus memastikan kesiapan sumber daya manusia demi menyambut tamu dari berbagai negara.
Fokus utama pembenahan terlihat di kawasan Papalimba, Teluk Kendari, yang menjadi salah satu titik strategis kegiatan.
Pada Minggu (3/5/2026), aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, hingga organisasi profesi turun langsung melakukan aksi bersih-bersih massal. Sampah diangkut, rumput liar dibabat, dan area pesisir ditata ulang agar tampil bersih, rapi, dan representatif.
Tak hanya soal kebersihan, Pemkot juga mempercantik kawasan dengan penataan taman dan penambahan tanaman hias di berbagai titik. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan nilai estetika kota sekaligus memberikan kesan positif bagi delegasi internasional yang akan hadir.
Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, turun langsung memantau kegiatan tersebut. Bersama jajaran Forkopimda, ia menyisir sejumlah titik di Papalimba untuk memastikan seluruh proses berjalan maksimal.
“Kami ingin kawasan ini benar-benar bersih dan tertata, bukan hanya untuk event, tapi juga demi kenyamanan masyarakat ke depan,” tegas Siska.
Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir, agar upaya penataan tidak bersifat sementara.
Meski sempat diguyur hujan, semangat para personel tak surut. Aksi bersih-bersih tetap dilanjutkan hingga seluruh area target berhasil dituntaskan.
Di sisi lain, kesiapan non-fisik juga digenjot. Pemerintah Kota Kendari menggelar rapat koordinasi intensif untuk mematangkan peran Liaison Officer (LO), interpreter, dan driver yang akan menjadi garda terdepan dalam melayani tamu internasional.
Rapat yang dipimpin Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menekankan pentingnya penguasaan detail agenda dan pemahaman menyeluruh tentang Kota Kendari.
Para LO dan interpreter dituntut tidak hanya hafal jadwal dan lokasi kegiatan, tetapi juga mampu menjelaskan budaya lokal hingga rekomendasi kuliner khas daerah.
“Jangan sampai tamu bertanya, tapi kita tidak bisa menjelaskan. Ini soal citra kota,” tegas Sudirman.
Event UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting yang dirangkaikan dengan HUT Kota Kendari 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Mei 2026. Agenda ini diprediksi akan menghadirkan delegasi penting dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.
Sebagai langkah akhir, Pemkot juga menyiapkan simulasi dan rapat pemantapan guna memastikan seluruh elemen bergerak dalam satu komando. Setiap koordinator diwajibkan melaporkan progres kesiapan secara detail sebagai bagian dari evaluasi akhir.
Dengan kombinasi penataan fisik dan kesiapan SDM, Kendari kini bersiap tampil sebagai tuan rumah yang bukan hanya siap, tetapi juga memukau.
Pembenahan Papalimba hingga penguatan layanan internasional menjadi bukti bahwa Kendari tak ingin sekadar menjadi lokasi acara—melainkan pusat perhatian dunia. (MS Network)
Simak Berita Lainnya di WA Channel disini


Comment