KONAWE SELATAN – Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, bersiap menjadi lokasi pembangunan markas baru Kopassus Grup 5.
Rencana strategis ini mendapat perhatian khusus dari Wakil Bupati Konsel, Wahyu Ade Pratama Imran, yang langsung mendampingi kunjungan Komandan Grup 5 Kopassus, Brigjen JS Surbakti, untuk meninjau lahan yang akan dijadikan pusat pertahanan elite TNI AD tersebut.
Menurut Wabup Konsel, pembangunan Markas Kopassus di Konawe Selatan bukan hanya simbol pertahanan negara, tetapi juga akan berdampak besar bagi masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik rencana strategis ini karena akan mendorong pembangunan infrastruktur, memacu pertumbuhan ekonomi, dan membuka lapangan kerja baru bagi warga,” tegas Wahyu, Kamis (28/8/2025).
Lahan Strategis untuk Markas Kopassus Grup 5
Peninjauan dilakukan di atas lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Kapas yang mencakup tiga desa, yakni Desa Lambakara dan Desa Ambesea di Kecamatan Laeya, serta Desa Lalonggombu di Kecamatan Lainea.
Dari total luas lahan 2.393 hektare, sekitar 500 hektare akan dialokasikan khusus untuk pembangunan markas Kopassus Grup 5.
Dengan lokasi strategis tersebut, Konawe Selatan diyakini akan semakin diperhitungkan sebagai pusat pertahanan sekaligus motor pembangunan baru di Provinsi Sultra.
Tantangan Pembangunan Markas Kopassus
Meski disambut positif, rencana pembangunan ini juga menghadapi sejumlah tantangan.
Wabup Wahyu mengungkapkan, ada potensi konflik agraria mengingat sebagian lahan sudah digunakan masyarakat untuk pemukiman dan aktivitas pertanian.
Selain itu, di kawasan tersebut juga terdapat situs bersejarah Makam Bangsawan Suku Tolaki yang harus dijaga kelestariannya.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan sosial maupun budaya.
Harapan untuk Konawe Selatan
Pembangunan markas baru Kopassus di Konsel diharapkan tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara, tetapi juga menjadikan Konawe Selatan sebagai wilayah strategis dengan daya tarik investasi dan pembangunan jangka panjang.
“Pemerintah daerah siap bersinergi penuh demi kelancaran proyek nasional ini. Kami percaya Konsel akan menjadi magnet pembangunan baru di Sulawesi Tenggara,” pungkas Wabup Wahyu. (MS)
Simak Berita Lainnya di WA Channel disini