KENDARI — Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) memperluas gerakan kepedulian lingkungan melalui program Green Policing yang melibatkan kepolisian, instansi pemerintah, dan masyarakat.
Kegiatan terbaru berlangsung di kawasan Terminal Baruga, Kota Kendari, Jumat (30/10/2026), dengan agenda pembersihan fasilitas umum, pengecatan trotoar, dan penanaman pohon.
Dipimpin Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, aksi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, terutama di ruang publik yang digunakan bersama.
Sejumlah pejabat utama Polda Sultra turut mengikuti kegiatan tersebut, di antaranya Dansat Brimob, Direktur Samapta, Wakil Direktur Polairud, serta Penata Kebijakan Madya Kapolri. Perwakilan UPTD, Kecamatan Baruga, Dinas Perhubungan, serta masyarakat setempat juga berpartisipasi.
Menurut Budi Hermawan, Green Policing merupakan bagian dari program Quick Wins Kapolri yang mengusung semangat “Polisi Bersama Masyarakat”. Program ini menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan terawat.
Budi mengungkapkan, gerakan tersebut tidak hanya dilaksanakan di satu lokasi. Sebelumnya, kegiatan serupa telah berlangsung di kawasan Masjid Al-Alam Kendari.
“Green Policing ini tidak hanya berhenti di satu tempat atau dilaksanakan sekali saja,” ungkapnya.
Penghijauan Ruang Publik
Penanaman pohon di Terminal Baruga mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Ketua RT 14, Sultan, menilai penghijauan diperlukan di kawasan tersebut karena masih terbatasnya pepohonan rindang yang dapat memberikan keteduhan bagi pengguna terminal.
Ia menjelaskan, kegiatan kerja bakti dan penanaman pohon bersama kepolisian telah beberapa kali dilaksanakan. Koordinasi biasanya dilakukan beberapa hari sebelum kegiatan agar masyarakat dapat terlibat secara aktif.
“Penanaman pohon ini merupakan langkah yang sangat tepat dan bermanfaat, khususnya di area terminal yang selama ini minim pepohonan rindang untuk berteduh,” kata Sultan.
Ia juga mengapresiasi pengecatan fasilitas umum dan pembersihan lingkungan yang melibatkan kepolisian serta warga. Menurutnya, kolaborasi tersebut perlu dipertahankan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, asri, dan nyaman.
Keterlibatan masyarakat menjadi elemen penting dalam gerakan ini. Pemeliharaan pohon yang telah ditanam, perawatan fasilitas umum, dan konsistensi menjaga kebersihan diperlukan agar manfaat kegiatan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Memperluas Gerakan ke Seluruh Sulawesi Tenggara
Polda Sultra berencana melanjutkan Green Policing di berbagai fasilitas umum di Kota Kendari. Jajaran kepolisian di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara juga diinstruksikan melaksanakan penanaman pohon dan kerja bakti kebersihan secara serentak.
Perluasan program ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik.
Namun, keberhasilan gerakan penghijauan tidak hanya ditentukan oleh jumlah pohon yang ditanam atau kegiatan kebersihan yang dilaksanakan. Pemeliharaan tanaman, pengelolaan sampah, serta keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan juga menjadi faktor penting.
Melalui Green Policing, Polda Sultra berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat berkembang menjadi gerakan bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Sulawesi Tenggara. (MS Network)

Comment