Kolaka
Home / Sultra / Kolaka / Kolaka Keren Diluncurkan: Gebrakan Terintegrasi untuk Menekan Stunting

Kolaka Keren Diluncurkan: Gebrakan Terintegrasi untuk Menekan Stunting

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang dirangkaikan dengan Aksi Konvergensi Stunting tahap Analisis Situasi (Ansit) dan penguatan perencanaan tahun 2026, yang digelar di Kolaka, Senin (20/4/2026). PPID

KOLAKA – Pemerintah Kabupaten Kolaka kian menunjukkan keseriusannya dalam menekan angka stunting melalui gebrakan inovatif bertajuk “Kolaka Keren” (Kolaka Kendalikan Stunting Berbasis Risiko Nyata).

Program ini menjadi strategi baru yang menitikberatkan pada intervensi berbasis data untuk memastikan penanganan stunting lebih tepat sasaran dan berdampak nyata.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang dirangkaikan dengan Aksi Konvergensi Stunting tahap Analisis Situasi (Ansit) dan penguatan perencanaan tahun 2026, yang digelar Senin (20/04).

Kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimda, perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, DPRD, Sekretaris Daerah, OPD, camat, kepala desa, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa penanganan stunting di Kolaka dilakukan secara kolaboratif dan terintegrasi.

Bupati Kolaka, Amri, menegaskan bahwa program GENTING menjadi salah satu instrumen penting dalam percepatan penurunan stunting. Program ini mendorong keterlibatan aktif masyarakat dan dunia usaha sebagai orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting.

Target 2026: Baubau Tekan Stunting hingga 5,6 Persen

“Penanganan stunting tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Dibutuhkan kepedulian bersama untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fokus utama intervensi diarahkan pada periode 1.000 hari pertama kehidupan, yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta anak usia di bawah dua tahun. Periode ini dinilai krusial dalam menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Melalui inovasi “Kolaka Keren”, Pemkab Kolaka mengedepankan pendekatan berbasis data keluarga berisiko, sehingga program intervensi dapat dilakukan secara lebih terukur, efektif, dan berkelanjutan.

Hasil Analisis Situasi yang dibahas dalam rakor ini diharapkan menjadi landasan dalam menyusun perencanaan program yang lebih terarah dan terintegrasi ke depan.

Dengan sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Kolaka optimistis mampu menekan angka stunting secara signifikan serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. (MS Network)

Kolaka Panen Raya Jagung, Bupati Apresiasi Peran Penyuluh Pertanian

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Janji Smelter Nikel di Routa Menguap, Tanah Adat Terus Dikeruk

02

Satgas PKH Sita Lahan Tambang Emas PT Panca Logam Makmur di Bombana

03

Investasi Rp181,58 Triliun di Pomalaa, IPIP akan Serap 10.000 Tenaga Kerja

04

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

05

Breaking News: Gempa M5,1 Guncang Wakatobi, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits