KOLAKA – Kabar baik bagi masyarakat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bajoe memastikan lintasan penyeberangan Bajoe–Kolaka kembali dibuka mulai 21 Mei 2026 setelah proses perbaikan dermaga rampung dilakukan.
Aktivitas penyeberangan yang sempat terganggu akibat peningkatan kapasitas dermaga Moveable Bridge (MB) kini kembali normal. Bersamaan dengan itu, layanan pemesanan tiket ferry Bajoe–Kolaka juga kembali dibuka untuk masyarakat dan pengguna jasa logistik.
Informasi tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi ASDP Bajoe. Dalam keterangannya, operasional lintasan strategis penghubung Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara itu mulai aktif kembali pada 21 Mei 2026.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bajoe, Anom Sedayu Panatagama, membenarkan bahwa seluruh proses pengerjaan peningkatan kapasitas dermaga telah selesai.
“Insyaallah lintasan Bajoe-Kolaka sudah bisa digunakan. Tiket layanan penyeberangan Bajoe-Kolaka akan dibuka pada tanggal 21 Mei,” ujarnya dikutip Selasa (19/5/2026).
Dengan dibukanya kembali lintasan Bajoe–Kolaka, operasional lintasan alternatif Siwa–Kolaka resmi dihentikan. Pelayaran terakhir dari Pelabuhan Siwa dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei 2026.
ASDP juga mengingatkan masyarakat bahwa penjualan tiket lintasan Siwa–Kolaka dan Kolaka–Siwa telah ditutup sejak 18 Mei 2026 pukul 23.59 WITA.
Penumpang yang datang tanpa tiket setelah masa cut off diarahkan menuju Pelabuhan Bajoe atau menggunakan jalur alternatif lainnya.
Sebelumnya, lintasan Bajoe–Kolaka ditutup sementara sejak 1 Mei 2026 demi mendukung proses rehabilitasi dan peningkatan kapasitas dermaga. Selama masa pengerjaan, arus penyeberangan dialihkan melalui lintasan Siwa–Kolaka.
Kembalinya operasional lintasan Bajoe–Kolaka diperkirakan bakal memperlancar mobilitas penumpang, distribusi logistik, hingga aktivitas perdagangan antara Bone dan Kolaka. (MS Network)
Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment