KENDARI — Mobilitas masyarakat dan arus logistik di Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan lonjakan signifikan sepanjang Maret 2026.
Data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hampir seluruh moda transportasi mengalami pertumbuhan tajam, baik dari sisi penumpang maupun distribusi barang.
Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, pada Senin (4/5/2026), mengungkapkan bahwa jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat mencapai 75.360 orang, melonjak 60,60 persen dibanding Februari 2026 yang tercatat 46.925 orang.
Sementara itu, jumlah penumpang yang datang melalui jalur udara juga meningkat 57,73 persen menjadi 72.439 orang.
Secara total, pergerakan penumpang angkutan udara di Sultra mencapai 147.799 orang pada Maret 2026 atau naik 59,18 persen secara bulanan.
Tak kalah mencolok, sektor transportasi laut mengalami lonjakan lebih tinggi. Jumlah penumpang kapal domestik tercatat 351.584 orang, meningkat 85,81 persen dibanding Februari. Bahkan, penumpang yang berangkat melalui pelabuhan melonjak hampir dua kali lipat, yakni naik 99,62 persen menjadi 179.820 orang.
Di sisi logistik, aktivitas distribusi barang juga menunjukkan akselerasi kuat. Total barang yang diangkut melalui angkutan laut mencapai 4.237.394 ton pada Maret 2026, naik 47,14 persen dibanding bulan sebelumnya.
Lonjakan terbesar terjadi pada aktivitas muat barang yang meningkat 95,67 persen, dari 1.409.841 ton menjadi 2.758.667 ton. Sementara itu, barang yang dibongkar juga naik signifikan sebesar 78,13 persen menjadi 1.478.727 ton.
Untuk angkutan udara, volume barang tercatat 1.083 ton atau naik 18,62 persen dibanding Februari. Meski demikian, secara tahunan terjadi penurunan sebesar 12,09 persen dibandingkan Maret 2025.
Secara keseluruhan, tren ini mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi di Sulawesi Tenggara. Lonjakan mobilitas penumpang serta distribusi barang menjadi indikator kuat bahwa pergerakan ekonomi di daerah ini tengah mengalami percepatan signifikan. (MS Network)
Simak Berita Lainnya di WA Channel disini


Comment