Ekonomi & Bisnis Kendari
Home / Sultra / Kendari / Ekspansi Mall The Park Kendari Disoal: Polisi Wanti-Wanti Ancaman Macet Parah

Ekspansi Mall The Park Kendari Disoal: Polisi Wanti-Wanti Ancaman Macet Parah

Mall The Park Kendari. Arsip

KENDARI — Rencana pengembangan pusat perbelanjaan Mall The Park Kendari mulai menuai sorotan serius.

Polda Sulawesi Tenggara melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) secara terbuka mengingatkan potensi dampak besar terhadap kemacetan dan keselamatan pengguna jalan jika proyek ini tidak dikendalikan secara ketat.

Dalam rapat koordinasi Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) yang digelar di Hotel Plaza Inn Kendari, Senin (4/5/2026), berbagai instansi lintas sektor duduk bersama membedah potensi masalah dari ekspansi mall tersebut.

Suasana rapat koordinasi Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) yang digelar di Hotel Plaza Inn Kendari, Senin (4/5/2026), berbagai instansi lintas sektor duduk bersama membedah potensi masalah dari ekspansi mall The Park Kendari. Humas

Rapat ini melibatkan Dinas Perhubungan Kota Kendari, Dinas PUPR Kota Kendari, Satlantas Polresta Kendari, pemerintah kelurahan, hingga pihak pengembang dan konsultan.

Pihak konsultan dari CV. Dalletama Engineering memaparkan rencana besar pengembangan, termasuk relokasi parkir ke gedung bertingkat lima lantai. Namun, rencana ini justru memicu kekhawatiran baru: lonjakan volume kendaraan di sekitar kawasan.

Raksasa Nikel IMIP Borong Lulusan Kampus UHO dan Unsultra, Ratusan Lowongan Dibuka Sekaligus

Ditlantas Polda Sultra menegaskan sejumlah catatan krusial. Distribusi material pembangunan diminta dilakukan di luar jam sibuk untuk menghindari kemacetan parah.

Selain itu, truk pengangkut wajib menggunakan penutup guna mencegah material berjatuhan yang bisa membahayakan pengguna jalan.

Tak hanya itu, penggunaan alat berat seperti crane juga disorot, terutama karena lokasi proyek berdekatan dengan kawasan pendidikan. Koordinasi dengan pihak sekolah dinilai wajib dilakukan guna menghindari risiko keselamatan.

Di sisi lain, Dinas Perhubungan Kota Kendari mengingatkan bahwa ruas Jalan M. Yunus berpotensi mengalami tekanan lalu lintas tinggi. Persoalan parkir liar di luar area mall dan jalur kendaraan proyek menjadi isu yang harus segera diantisipasi.

Dinas PUPR Kota Kendari turut menyoroti pentingnya evaluasi akses keluar-masuk kendaraan, termasuk mendorong penggunaan sistem parkir non-tunai untuk mengurangi antrean panjang.

Harga Naik Diam-Diam, Pemkot Kendari Waspada Inflasi Mencekik Warga

Sementara itu, Satlantas Polresta Kendari mengusulkan pelebaran bahu jalan guna menekan kebutuhan pemasangan pembatas (barrier) serta mengurangi potensi parkir di badan jalan yang selama ini menjadi pemicu kemacetan.

Dari tingkat wilayah, Lurah Bende menyatakan dukungan terhadap proyek tersebut, namun menekankan pentingnya komunikasi intensif dengan warga sebelum konstruksi dimulai agar tidak memicu penolakan sosial.

Sorotan lain datang dari Kabid Perparkiran Dishub yang mengungkap potensi hilangnya ratusan satuan ruang parkir (SRP) selama proses pembangunan. Kondisi ini dikhawatirkan memicu kekacauan sirkulasi kendaraan jika tidak diantisipasi sejak dini.

Hasil rapat menyepakati bahwa pihak pengembang harus segera melengkapi seluruh persyaratan teknis yang diajukan. Komitmen pun disampaikan untuk memenuhi semua catatan tersebut sebelum proyek berjalan penuh.

Rapat ini menjadi sinyal kuat bahwa pengembangan Mall The Park Kendari bukan hanya sebatas proyek bisnis biasa. Jika salah kelola, proyek ini berpotensi menjadi sumber kemacetan baru di jantung Kota Kendari.

Pemkot Kendari Disorot KPK, Banyak Masalah Mengendap

Namun jika ditata dengan disiplin dan koordinasi ketat, proyek ini justru bisa menjadi contoh pembangunan modern yang tetap ramah lalu lintas dan aman bagi masyarakat. (MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Janji Smelter Nikel di Routa Menguap, Tanah Adat Terus Dikeruk

02

Satgas PKH Sita Lahan Tambang Emas PT Panca Logam Makmur di Bombana

03

Investasi Rp181,58 Triliun di Pomalaa, IPIP akan Serap 10.000 Tenaga Kerja

04

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

05

Breaking News: Gempa M5,1 Guncang Wakatobi, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits