News Kendari
Home / Sultra / Kendari / PMI Asal Kendari, Sulawesi Tenggara Meninggal di Malaysia

PMI Asal Kendari, Sulawesi Tenggara Meninggal di Malaysia

Situasi di Bandara Haluoleo, Kendari, saat jenazah PMI asal daerah tersebut tiba dari Malaysia, Selasa (14/4/2026). Keluarga dan petugas BP3MI mengiringi proses pemulangan sebelum dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan. Ilustrasi

KENDARI – Kabar duka datang dari Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Kartika, warga Kecamatan Kadia, meninggal dunia saat bekerja di Malaysia dan telah dipulangkan ke tanah air.

Jenazah almarhumah tiba di Bandara Haluoleo pada Selasa (14/4/2026) setelah melalui perjalanan panjang dari Kota Kinabalu menuju Kuala Lumpur, dilanjutkan ke Jakarta, dan akhirnya ke Kendari.

Perwakilan BP3MI Sulawesi Tenggara, Anita Sri Rahayu, menjelaskan bahwa Kartika telah berada di Malaysia sejak 2017 dengan status pelancong mengikuti orang tuanya yang bekerja sebagai PMI.

Sejak 2018 hingga akhir hayatnya, ia bekerja sebagai guru bahasa Inggris di ACLC Cerdas, Kota Kinabalu.

Target 2026: Baubau Tekan Stunting hingga 5,6 Persen

Proses pemulangan jenazah dimulai pada 12 April 2026 dan dilakukan secara mandiri oleh keluarga dengan dukungan Yayasan Pengurusan Jenazah Al-Tawakkal di Malaysia.

BP3MI Sulawesi Tenggara kemudian memfasilitasi proses penjemputan dan serah terima jenazah setibanya di Kendari.

“Kehadiran kami merupakan bentuk penghormatan terakhir sekaligus memastikan proses berjalan lancar hingga jenazah dapat segera diberangkatkan ke rumah duka,” ujar Anita dikutip Minggu (19/4/2026).

Setibanya di Kendari, jenazah langsung diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke kampung halaman di Walengkabola, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, untuk dimakamkan.

Pihak keluarga menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan.

Pemerintah Siap Tutup Seluruh TPA Open Dumping Tahun ini

Kakak almarhumah, Zadil, mengaku terbantu dengan proses yang difasilitasi BP3MI Sulawesi Tenggara.

“Kami sangat berterima kasih karena jenazah adik kami bisa tiba dengan aman di tanah air,” ungkapnya.

BP3MI Sulawesi Tenggara juga menyampaikan belasungkawa serta menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelindungan kepada PMI, termasuk dalam kondisi darurat dan pemenuhan hak-hak pekerja migran sesuai ketentuan yang berlaku. (MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Kasus Jual Pulau Kembali Heboh, Negara Tak Tinggal Diam

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Janji Smelter Nikel di Routa Menguap, Tanah Adat Terus Dikeruk

02

Satgas PKH Sita Lahan Tambang Emas PT Panca Logam Makmur di Bombana

03

Investasi Rp181,58 Triliun di Pomalaa, IPIP akan Serap 10.000 Tenaga Kerja

04

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

05

Breaking News: Gempa M5,1 Guncang Wakatobi, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits