News
Home / News / Janice Tjen Comeback ke Semifinal Chennai Open

Janice Tjen Comeback ke Semifinal Chennai Open

Janice Tjen memukul forehand di Chennai Open 2026
Janice Tjen saat bertanding di Chennai Open 2026. Sumber: AFP/Karim Jaafar

CHENNAI – Petenis Indonesia Janice Tjen melaju ke semifinal Chennai Open 2026 setelah bangkit dari ketinggalan satu set untuk mengalahkan unggulan keenam Polina Kudermetova dengan skor 5-7, 6-4, 6-2 pada perempat final di SDAT Tennis Stadium, Chennai, Jumat (6/11/2026). Petenis berusia 24 tahun yang berstatus unggulan pertama sekaligus juara bertahan itu kalah pada set pertama, sebelum memenangi dua set berikutnya untuk memastikan tempat di empat besar. Kemenangan ini menjaga peluang Janice mempertahankan gelar turnamen WTA 250 tersebut.

Janice kini tinggal dua kemenangan lagi dari gelar juara. Ia akan tampil pada semifinal yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (7/11/2026), menghadapi pemenang duel perempat final antara Robin Montgomery dari Amerika Serikat dan Maaya Rajeshwaran Revathi dari India. Hasil atas Kudermetova juga menjadi kemenangan kedua Janice atas petenis Uzbekistan itu dalam dua pekan terakhir, setelah keduanya bertemu pada babak 32 besar Guangzhou Open.

Kalah Set Pertama, Bangkit di Dua Set Berikutnya

Set pertama berakhir untuk Kudermetova dengan skor 7-5. Janice yang menempati peringkat 75 dunia harus tertinggal lebih dulu dari lawan berperingkat 93 dunia itu.

Janice merespons dengan merebut set kedua 6-4, sebelum menutup pertandingan lewat kemenangan 6-2 pada set penentuan. Statistik pertandingan menunjukkan servis menjadi senjata utama Janice pada laga ini, dengan 12 ace berbanding tiga milik Kudermetova. Janice juga hanya melakukan dua kesalahan ganda, sedangkan Kudermetova membukukan tujuh kesalahan ganda.

Dari sisi persentase servis pertama, Janice mencatatkan 69 persen berbanding 59 persen milik Kudermetova. Ia memenangi empat dari 12 peluang break yang ia ciptakan, sementara Kudermetova memanfaatkan kedua peluang break yang ia dapatkan. Meski begitu, keunggulan servis dan konsistensi Janice pada set kedua dan ketiga cukup untuk membalikkan keadaan.

Kepala BIN: Penyadapan Mengarah Makar, Jokowi Tak Dijawab

Kemenangan ini melanjutkan catatan positif Janice atas Kudermetova. Berdasarkan data resmi WTA, mereka baru dua kali bertemu, dan Janice memenangi keduanya. Pertemuan pertama terjadi pada babak 32 besar Guangzhou Open 2026 pada 27 Oktober 2026, ketika Janice menang dua set langsung dengan skor 6-2, 6-2.

Lolos dari Ujian Joanna Garland

Sebelum menghadapi Kudermetova, Janice lebih dulu menyingkirkan wakil Taiwan Joanna Garland pada babak 16 besar, Rabu (4/11/2026) waktu setempat. Petenis Indonesia itu menang dua set langsung dengan skor 7-6(1), 6-1 dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 58 menit. Garland sempat unggul 5-3 pada set pertama sebelum Janice bangkit dan memaksakan tie-break.

Pada tie-break, Janice tampil lebih efektif dan merebutnya dengan skor 7-1. Menurut laporan Field Level Media, Garland sempat memenangi poin pertama pada servisnya, lalu kehilangan tujuh poin beruntun. Memasuki set kedua, Janice langsung mengambil kendali dan mematahkan servis Garland dua kali untuk menutup laga 6-1.

Statistik laga melawan Garland menunjukkan keunggulan Janice dalam perolehan poin secara keseluruhan, dengan 57 persen total poin berbanding 43 persen milik Garland. Dari sisi servis, Janice membukukan dua ace dan dua kesalahan ganda, sedangkan Garland mencatatkan empat ace tetapi juga lima kesalahan ganda. Pada babak 32 besar, Janice juga melaju dengan kemenangan dua set langsung atas petenis Amerika Serikat Katherine Hui dengan skor 6-1, 6-2.

Modal Juara Bertahan Chennai

Janice datang ke Chennai dengan status juara bertahan. Dua belas bulan lalu, ia memenangi Chennai Open pada pekan yang menjadi terobosan besar dalam kariernya, dengan mengalahkan wakil Australia Kimberly Birrell 6-4, 6-3 pada partai final. Gelar itu menjadikannya petenis putri Indonesia pertama yang memenangi gelar tunggal WTA dalam 23 tahun, sejak Angelique Widjaja.

CPNS 2026 Dibuka November, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh

Pada hari yang sama, ia juga menyapu bersih gelar ganda bersama rekan senegaranya Aldila Sutjiadi. Pada musim yang sama, Janice juga menjadi petenis Indonesia pertama yang tampil pada babak utama tunggal Grand Slam sejak Widjaja pada 2004, yakni di Amerika Serikat Terbuka. Di sana ia mengalahkan unggulan ke-24 Veronika Kudermetova, sebelum kemudian menembus peringkat 35 dunia, peringkat tertinggi dalam kariernya.

Janice sendiri mengaku tidak pernah membayangkan rangkaian hasil pada musim lalu. “Saya hanya menjalani semuanya satu demi satu,” ujarnya. Ia kini menempati peringkat 75 dunia setelah turun 28 tangga akibat hasil yang kurang impresif pada sejumlah turnamen WTA. Tahun 2026 merupakan musim penuh pertamanya di Tur WTA.

Ia memenangi gelar ganda di Hobart dan Birmingham pada 2026, tetapi belum meraih trofi tunggal pada tahun ini, sehingga Chennai menjadi kesempatan penting untuk kembali ke jalur kemenangan. Perjalanan Janice menuju tenis profesional ditempuh melalui tenis kampus di Amerika Serikat. Ia bermain di Oregon sebelum pindah ke Pepperdine, terpilih sebagai Pemain Terbaik West Coast Conference pada 2023, dan lulus dengan gelar sosiologi.

Menanti Lawan Semifinal

Lawan Janice pada semifinal akan ditentukan dari duel perempat final antara Robin Montgomery dari Amerika Serikat dan Maaya Rajeshwaran Revathi dari India, yang juga dimainkan pada Jumat (6/11/2026). Montgomery melaju ke delapan besar setelah mengalahkan Jeline Vandromme dari Belgia dengan skor 6-4, 3-6, 7-5 pada babak 16 besar. Petenis kidal asal Amerika Serikat itu menempati peringkat 151 dunia.

Rajeshwaran Revathi, petenis tuan rumah berusia 17 tahun yang tampil lewat wild card, melaju setelah mengalahkan kualifikasi Polandia Weronika Falkowska 6-4, 6-3. Kemenangan itu menjadikannya petenis India pertama yang mencapai perempat final WTA dalam 14 tahun, sejak Sania Mirza pada 2012. Petenis berperingkat 669 dunia itu akan berusaha melanjutkan kejutan di hadapan pendukung sendiri.

Video Lama Gatot soal Listyo Viral Lagi Usai Ditahan

Chennai Open 2026, turnamen WTA 250 dengan total hadiah 283.347 dolar Amerika Serikat, berlangsung hingga Minggu (8/11/2026). Bagi Janice, kemenangan atas Kudermetova bukan hanya tiket semifinal, melainkan juga penegasan bahwa gelar juara bertahan masih dalam jangkauan. Dua kemenangan lagi akan membawanya mempertahankan trofi yang ia menangi pada musim lalu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *