Sultra
Home / Sultra / Gubernur ASR Ingatkan RS di Sultra: Stop Diskriminasi Layanan Kesehatan

Gubernur ASR Ingatkan RS di Sultra: Stop Diskriminasi Layanan Kesehatan

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, saat melantik Pengurus Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Provinsi Sultra Masa Bakti 2025–2027 di Ruang Pola Kantor Gubernur, Kamis (4/9/2025). PPID

KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, mengeluarkan peringatan tegas kepada seluruh rumah sakit di daerahnya agar memberikan pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi.

Pesan ini disampaikan saat melantik Pengurus Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Provinsi Sultra Masa Bakti 2025–2027 di Ruang Pola Kantor Gubernur, Kamis (4/9/2025).

Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara, disaksikan Sekda Sultra, Ketua DPRD, Forkopimda, Kepala BIN Daerah, para direktur rumah sakit, dan organisasi profesi kesehatan.

Pengurus BPRS baru ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Sultra Nomor 100.3.3.1/264 Tahun 2025. Susunan kepengurusan terdiri atas:

Ketua: Dr. La Ode Bariun, SH., MH

Harga Naik Diam-Diam, Pemkot Kendari Waspada Inflasi Mencekik Warga

Sekretaris: Andi Tenri Awaru, S.Tr.Keb., M.Kes

Anggota: dr. Hilma Yuniar Thamrin, M.Kes, Sp.PK; dr. La Ode Rabiul Awal, Sp.B., Sub.Sp.BD(K), FICS; serta Ir. Hj. Rezki, M.Si.

Layanan Kesehatan Wajib Adil untuk Semua

Andi Sumangerukka menegaskan peran strategis BPRS sebagai penghubung masyarakat, rumah sakit, dan pemerintah. Ia menolak keras praktik diskriminasi pelayanan kesehatan, terutama antara pasien jalur mandiri dan pasien BPJS.

“Saya tidak mau lagi mendengar ada pasien tidak dilayani hanya karena alasan finansial. Semua masyarakat, baik pengguna BPJS maupun mandiri, berhak mendapatkan layanan kesehatan yang sama,” tegasnya.

BPRS Didorong Perkuat Fungsi Pengawasan

Gubernur juga meminta BPRS memperkuat fungsi pembinaan, mediasi, dan pengawasan rumah sakit.

Pemkot Kendari Disorot KPK, Banyak Masalah Mengendap

Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan di Sulawesi Tenggara.

Di akhir acara, ia memberikan apresiasi kepada pengurus BPRS periode sebelumnya dan berharap kepengurusan baru mampu mendorong transformasi pelayanan rumah sakit agar lebih profesional, transparan, dan akuntabel. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Janji Smelter Nikel di Routa Menguap, Tanah Adat Terus Dikeruk

02

Satgas PKH Sita Lahan Tambang Emas PT Panca Logam Makmur di Bombana

03

Investasi Rp181,58 Triliun di Pomalaa, IPIP akan Serap 10.000 Tenaga Kerja

04

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

05

Breaking News: Gempa M5,1 Guncang Wakatobi, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits