News
Home / News / Marquez Menang Sprint Qatar, Selangkah Lagi Juara Dunia

Marquez Menang Sprint Qatar, Selangkah Lagi Juara Dunia

Marc Marquez memacu Ducati di MotoGP Qatar
Marc Marquez, Ducati Team. Sumber: AFP via Getty Images

LUSAIL – Marc Marquez memenangi sprint MotoGP Qatar di Sirkuit Internasional Lusail, Sabtu malam, 7 November 2026, dan kini berada selangkah lagi dari gelar juara dunia kedelapan. Pembalap tim pabrikan Ducati itu finis 0,862 detik di depan Fabio Di Giannantonio, sementara Jorge Martin yang membalap dengan pergelangan tangan kanan patah finis ketiga.

Kemenangan tersebut merupakan kemenangan sprint kesepuluh Marquez musim ini dan yang ke-25 sepanjang kariernya di format sprint. Tambahan 12 poin membawanya ke 411 poin, unggul 49 poin atas Martin yang mengoleksi 362 poin, sedangkan Marco Bezzecchi tertahan di 332 poin. Bila Marquez memenangi balapan utama dan Martin gagal meraih poin, gelar juara dunia akan menjadi miliknya dengan dua seri tersisa.

Sprint Kacau Sejak Putaran Pertama

Sprint yang semula dijadwalkan 11 putaran itu diwarnai bendera merah sejak awal. Bezzecchi yang start dari posisi terdepan setelah memecahkan rekor lap Lusail dengan 1 menit 50,028 detik langsung memimpin, tetapi balapan terhenti setelah Fermin Aldeguer menabrak Francesco Bagnaia di tikungan terakhir pada putaran pertama.

Bagnaia terlempar dari motornya dan sempat tergeletak di sisi lintasan sebelum dibawa dengan tandu ke pusat medis sirkuit dalam keadaan sadar. Aldeguer dinyatakan bersalah atas insiden itu dan dijatuhi hukuman dua long lap penalty pada balapan ulangan. Balapan kemudian dimulai kembali dengan jarak 10 putaran dan hanya 17 motor, karena empat motor Yamaha absen.

Pemeriksaan medis mengungkap Bagnaia mengalami dua patah tulang di kaki kanannya, tepatnya pada tulang metatarsal keempat dan kelima. Direktur medis MotoGP, Angel Charte, menyatakan Bagnaia akan dipindahkan ke Rumah Sakit Doha untuk pemeriksaan lanjutan guna memastikan apakah patah tulang itu memerlukan operasi. Bagnaia dipastikan absen pada balapan utama hari Minggu.

Janice Tjen ke Final Chennai Open, Incar Gelar Kedua

Duel Marquez dan Bezzecchi di Tikungan 1

Pada start ulang, Marquez langsung merebut posisi terdepan, sedangkan Bezzecchi yang memakai ban medium sempat menyalip di Tikungan 15 pada putaran kedua sebelum Marquez merebutnya kembali di tikungan terakhir. Duel keduanya mencapai puncak pada awal putaran keempat, ketika Marquez melebar di Tikungan 1 dan Bezzecchi menusuk dari sisi dalam. Kedua motor bersentuhan saat Marquez kembali ke garis balap, dan Bezzecchi terjatuh.

Pengawas balapan memeriksa insiden itu dan memutuskan tidak ada hukuman bagi Marquez, karena insiden tersebut dikategorikan sebagai insiden balapan biasa. Marquez kemudian mencatatkan putaran tercepat 1 menit 52,218 detik pada putaran ketujuh dan perlahan menjauh dari kejaran. “Itu sprint yang aneh, terutama dengan bendera merah. Kami berharap Pecco baik-baik saja karena itu kecelakaan yang mengerikan,” kata Marquez seusai balapan.

Marquez juga mengungkapkan airbag pada pakaian balapnya sampai mengembang akibat benturan dengan Bezzecchi. “Ketika terjadi benturan, airbag saya sampai mengembang. Selain itu, semuanya baik-baik saja, sempurna,” ujarnya. “Ketika saya membuka jarak, saya mencoba mengendalikan balapan dan 12 poin ini sangat penting.”

Martin Balapan dengan Pergelangan Patah

Martin tampil luar biasa meski dua pekan lalu mematahkan pergelangan tangan kanannya dalam kecelakaan sprint di Phillip Island, Australia. Start dari posisi ke-11, ia sudah naik ke posisi keempat pada akhir putaran kedua, sempat memimpin sebentar pada putaran keempat, lalu bertahan di posisi kedua hingga putaran terakhir. Di Giannantonio akhirnya menyalipnya di Tikungan 2 pada putaran pamungkas dan merebut posisi kedua.

“Saya sangat bangga dengan pekerjaan yang saya lakukan. Dua belas hari lalu, saya mematahkan pergelangan tangan saya. Dengan semua adrenalin, saya mencoba untuk terus menekan,” kata Martin. “Bagi saya, ini sudah merupakan kemenangan dan saya berharap kisah saya dapat menginspirasi orang-orang di seluruh dunia.”

Bahlil Bantah Sendiri, Ancam Somasi 3×24 Jam

Hasil sprint ini membuat perebutan gelar kini praktis tinggal menyisakan Marquez dan Martin. MotoGP.com mencatat Bezzecchi belum sepenuhnya tersingkir secara matematis, meski sejumlah media menilai peluangnya sudah tertutup setelah tertinggal 79 poin.

Di Giannantonio yang finis kedua memuji perjuangan Martin. “Saya terkesan dengan apa yang dilakukan Jorge. Saya sudah membalap sebaik mungkin,” kata Di Giannantonio.

Veda Ega Start dari Posisi ke-14

Dari kelas Moto3, pembalap Indonesia Veda Ega Pratama akan memulai balapan dari posisi ke-14 meski mencatatkan waktu kualifikasi kedelapan. Putaran terbang pertamanya yang sempat membawanya ke posisi keempat dibatalkan karena melanggar batas lintasan, dan ia hanya mampu memperbaiki catatan menjadi 2 menit 3,238 detik. Penalti turun enam grid yang dijatuhkan panel pengawas FIM karena ia tidak mematuhi bendera kuning pada sesi latihan bebas pertama di Tikungan 11 membuatnya mundur ke baris kelima.

Pole position Moto3 direbut Maximo Quiles dengan waktu 2 menit 2,288 detik, diikuti David Almansa dan Brian Uriarte. Balapan Moto3 Qatar dijadwalkan berlangsung Minggu malam pukul 20.00 WIB atau 21.00 WITA. Sementara itu, balapan utama MotoGP sepanjang 22 putaran akan digelar Minggu pukul 19.00 waktu setempat atau Senin pukul 00.00 WITA, sebagai seri ke-20 dari 22 seri musim 2026.

Timnas Batal Tanding November, TC Tujuh Hari di Bali

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *