KENDARI – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, resmi menerima mandat besar memimpin Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Budaya Muna (LBM) periode 2026-2031 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) IV LBM di Kendari, Senin (18/5/2026).
Pemilihan berlangsung lancar dan penuh nuansa kekeluargaan. Seluruh peserta forum sepakat memberikan kepercayaan kepada La Ode Darwin sebagai figur pemersatu masyarakat Muna di tengah tantangan sosial dan arus modernisasi budaya.
Dalam sidang pleno yang dipimpin Saemu Alwi bersama unsur pimpinan lainnya, nama Darwin menjadi satu-satunya calon yang diusulkan peserta. Keputusan aklamasi itu langsung disambut tepuk tangan para peserta Mubes yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Mubes IV LBM tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan organisasi, tetapi juga momentum konsolidasi besar masyarakat Muna untuk memperkuat solidaritas dan menjaga identitas budaya leluhur.
Usai ditetapkan sebagai ketua umum terpilih, La Ode Darwin langsung dikukuhkan melalui prosesi adat Muna yang berlangsung khidmat. Pengukuhan turut diiringi doa haroa oleh para imam masjid Muna sebagai simbol harapan terhadap kepemimpinan baru di tubuh LBM.
Dalam keterangannya kepada media, Darwin menegaskan komitmennya menjadikan LBM sebagai rumah besar bagi seluruh masyarakat Muna, baik yang berada di Kabupaten Muna, Muna Barat maupun diaspora Muna di berbagai wilayah Indonesia.
Menurutnya, mandat yang diberikan kepadanya bukan hanya amanah organisasi semata, tetapi tanggung jawab besar untuk mempererat persaudaraan masyarakat Muna.
“Bagaimana orang Muna ini bisa bersatu dan saling membantu. Kita ingin LBM hadir bukan hanya menjaga budaya, tetapi juga menjadi wadah kebersamaan masyarakat Muna di mana pun berada,” ujar Darwin.
Di bawah kepemimpinannya, LBM akan difokuskan pada program sosial dan pelestarian budaya. Salah satu program yang mulai diwacanakan yakni penyediaan ambulans khusus bagi masyarakat Muna di Kota Kendari.
Selain itu, LBM juga akan memperkuat pelatihan adat, kegiatan budaya, dan pembinaan generasi muda agar tetap mengenal tradisi serta identitas budaya Muna.
“Kita ingin budaya Muna tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda. Pelatihan adat, kegiatan budaya dan berbagai program sosial akan menjadi perhatian utama,” katanya.
Darwin juga menegaskan kepemimpinannya di LBM tidak berorientasi politik praktis, melainkan sebagai bentuk pengabdian untuk memperkuat persatuan masyarakat dan menjaga eksistensi budaya Muna di masa depan.
Melalui kepengurusan baru ini, LBM diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan budaya sekaligus mempererat solidaritas masyarakat Muna di tengah perubahan zaman. (MS Network)
Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment