KENDARI – Presiden Prabowo Subianto dipastikan batal berkunjung ke Sulawesi Tenggara, salah satu daerah di Indonesia yang dikenal sebagai sentra tambang Aspal Buton dan industri nikel nasional.
Presiden sebelumnya dijadwalkan datang ke Kabupaten Buton Utara pada Sabtu (9/5/2026) untuk meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Utara tipe C. Namun agenda tersebut dibatalkan setelah Presiden memilih menghadiri peresmian rumah sakit serentak nasional di Manado, Sulawesi Utara.
Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara, Muhammad Fadlansyah, membenarkan adanya pembatalan kunjungan tersebut.
Pemerintah daerah, kata dia, telah menerima surat resmi dari Kementerian Sekretariat Negara.
“Kami sudah menerima surat pembatalan kedatangan Presiden dari Kementerian Sekretariat Negara,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Meski kunjungan Presiden batal, peresmian RSUD Buton Utara tetap dilaksanakan sebagai bagian dari program nasional penguatan layanan kesehatan daerah.
Presiden akan mengikuti peresmian secara terpusat dari Manado bersama sejumlah rumah sakit lain di Indonesia.
Sebelum pembatalan diumumkan, Pemerintah Kabupaten Buton Utara telah melakukan berbagai persiapan menyambut kedatangan kepala negara. Mulai dari penyiapan lokasi pendaratan helikopter hingga penataan kawasan rumah sakit yang akan diresmikan.
Bahkan, kendaraan yang direncanakan digunakan Presiden selama berada di Buton Utara disebut sudah tiba di Bandara Betoambari, Baubau.
Pembangunan RSUD Buton Utara tipe C menelan anggaran sekitar Rp135,5 miliar dan menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintahan Presiden Prabowo.
Rumah sakit tersebut dirancang untuk menangani sejumlah penyakit prioritas nasional seperti kanker, jantung, stroke, dan gangguan uronefrologi.
Batalnya kunjungan Presiden ke Buton Utara menjadi perhatian tersendiri karena kawasan kepulauan Buton sedang menjadi sorotan nasional dalam agenda hilirisasi Aspal Buton menuju swasembada aspal nasional.
Di sisi lain, Sulawesi Tenggara juga terus berkembang sebagai salah satu pusat investasi dan hilirisasi nikel terbesar di Indonesia. (MS Network)
Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment