Ekonomi & Bisnis Konawe Sultra
Home / Sultra / Petani di Sulawesi Tenggara Dapat Jatah Pupuk Subsidi 11.384 Ton

Petani di Sulawesi Tenggara Dapat Jatah Pupuk Subsidi 11.384 Ton

Komisaris Utama Pupuk Kaltim, Andhi Nirwanto, bersama H. Azis Samual, meninjau langsung penyaluran pupuk di Kecamatan Wonggeduku dan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dok PT Pupuk Indonesia

KONAWE – Petani di Sulawesi Tenggara (Sultra) dipastikan mendapat jatah 11.384 ton pupuk subsidi dari PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk menghadapi musim tanam.

General Manager Regional 4 Pupuk Indonesia, Wisnu Ramadhani, menegaskan stok pupuk aman dan siap disalurkan sesuai kebutuhan petani terdaftar.

“Kami pastikan pupuk tersedia cukup, tepat jumlah, tepat waktu, dan sesuai aturan pemerintah,” ujarnya di Konawe, Jumat, 19 September 2025.

Rincian Stok Pupuk Subsidi di Sultra

6.657 ton Urea

4.037 ton NPK Phonska

Nikel Indonesia Mengguncang Dunia: Dari Soroako 1901 ke Ambisi Kendalikan Pasar Global

625 ton NPK Kakao

65 ton Organik

Hingga 15 September 2025, realisasi penyaluran pupuk di Sultra telah mencapai 58.711 ton atau 56 persen dari total alokasi 105.363 ton.

Komisaris Utama Pupuk Kaltim, Andhi Nirwanto, bersama H. Azis Samual, meninjau langsung penyaluran pupuk di Kecamatan Wonggeduku dan Tongauna, Kabupaten Konawe. Kunjungan tersebut juga menyerap aspirasi petani mengenai distribusi pupuk.

Pupuk Indonesia mengimbau petani terdaftar segera menebus pupuk sesuai alokasi yang ditetapkan.

25 Tahun Otonomi Daerah: Resentralisasi Ancam Desentralisasi

Sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan kios penyalur dinilai penting untuk menjaga kelancaran distribusi serta mendukung program swasembada pangan nasional. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

02

Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di 16 Daerah Sulawesi Tenggara: Cek Daftar Lengkapnya!

03

Profil Laode Sulaeman, Putra Baubau Sulawesi Tenggara yang Resmi Jadi Dirjen Migas ESDM

04

Kendari Butuh Terobosan Besar untuk Genjot Investasi di Tahun 2025

05

Wakatobi: Benteng Terakhir Biodiversitas Laut Sultra di Tengah Ekspansi Tambang Nikel

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits