BAUBAU – Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai bergerak mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat.
Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, bahkan langsung menemui Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Selasa (19/05/2026), guna memastikan proyek tersebut segera berjalan.
Dalam pertemuan itu, Kota Baubau menjadi salah satu daerah yang dibahas serius terkait percepatan pembangunan Sekolah Rakyat permanen.
Pemerintah pusat menilai Baubau menunjukkan kesiapan kuat untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, mengungkapkan bahwa Pemkot telah menyiapkan lahan seluas 7,9 hektare di Kelurahan Palabusa, Kecamatan Lea-Lea. Lokasi itu juga telah dinyatakan layak oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
“Kalau di catatan KemenPU awalnya masih ada catatan soal sertifikat, tapi sekarang sudah dipisahkan dan sudah clear,” ujar Yusran Fahim.
Tak hanya lahan, seluruh syarat administrasi juga diklaim telah rampung sehingga pembangunan dapat segera diproses pemerintah pusat.
Sementara itu, Wamensos Agus Jabo menegaskan pemerintah akan memprioritaskan daerah yang dianggap serius dan siap menjalankan program Sekolah Rakyat.
“Daerah-daerah yang effort-nya kuat itu harus menjadi prioritas. Kota Baubau saya kira juga mewakili wilayah kepulauan di Sulawesi yang masih terbatas Sekolah Rakyatnya,” tegas Agus Jabo.
Ia juga mengungkapkan, pemerintah saat ini tengah menyelesaikan pembangunan 93 dari 104 Sekolah Rakyat permanen tahap kedua yang ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026. Proyek tersebut disiapkan untuk mendukung penerimaan siswa baru pada Juli mendatang.
“Kalau semua yang memenuhi syarat bisa masuk, tentu kita berharap semuanya dibangun. Presiden Prabowo ingin program ini cepat, terbaik, dan volumenya banyak,” katanya.
Di tempat yang sama, Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat, Jauhari, menjelaskan bahwa Kota Baubau kini telah masuk daftar pembangunan Sekolah Rakyat permanen tahap ketiga dan tinggal menunggu penetapan lebih lanjut dari Kementerian Sosial.
“Sudah masuk tahap tiga dan semuanya sudah clear. Kriterianya juga sudah memenuhi,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Wamensos Agus Jabo turut didampingi Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Supomo, jajaran tenaga ahli kementerian, serta Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat.
Sementara dari pihak Pemkot Baubau hadir pula Staf Khusus Wali Kota, Ilham Salam, dan Kabag Protokol Kota Baubau, Muh. Amy Chandra. (MS Network)
Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment