Ekonomi & Bisnis
Home / Ekonomi & Bisnis / Investasi Rp15 Miliar, Muna Siap Bangun Pabrik Pengolahan Jagung

Investasi Rp15 Miliar, Muna Siap Bangun Pabrik Pengolahan Jagung

Hasil panen jagung di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) selalu melimpah setiap tahun. Ilustrasi

RAHA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat strategi pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

Salah satu langkah strategis yang akan segera direalisasikan adalah rencana pembangunan pabrik pengolahan jagung senilai Rp15 miliar. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sektor pertanian sekaligus mendukung industri pakan ternak di wilayah Sulawesi Tenggara.

Bupati Muna, H. Bachrun menyampaikan bahwa investasi tersebut akan difokuskan pada pengolahan jagung menjadi bahan baku pakan ternak, khususnya untuk ayam petelur.

Dengan adanya pabrik ini, biaya produksi di sektor peternakan dapat ditekan sehingga berdampak langsung pada penguatan ketahanan pangan daerah.

ā€œJagung adalah komoditas unggulan Muna. Dengan adanya pabrik pengolahan, kami ingin agar hasil pertanian ini tidak hanya dijual mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu menopang ekonomi masyarakat,ā€ ujar Bupati Muna, H. Bachrun dalam audiensi bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sultra, dikutip Senin (25/8/2025).

Nikel Indonesia Mengguncang Dunia: Dari Soroako 1901 ke Ambisi Kendalikan Pasar Global

Sinergi Fiskal dan Investasi Daerah

Kegiatan audiensi yang digelar di Kantor Bupati Muna itu sekaligus membahas penguatan tata kelola keuangan daerah.

Kanwil DJPb Sultra menekankan pentingnya akuntabilitas pengelolaan fiskal, termasuk optimalisasi Dana Desa, BUMDes, dan Koperasi Desa Merah Putih sebagai motor penggerak kemandirian ekonomi desa.

Kabupaten Muna juga mendapat apresiasi karena berhasil mencatatkan diri sebagai daerah dengan penyaluran Dana Desa terbaik ketiga di Sulawesi Tenggara serta menjadi wilayah dengan jumlah debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar di provinsi.

ā€œKeberhasilan Muna dalam pengelolaan Dana Desa dan penyaluran KUR harus disinergikan dengan pembangunan sektor riil, seperti pertanian, perikanan, peternakan, dan pariwisata. Inilah yang akan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat,ā€ kata Kepala Kanwil DJPb Sultra, Iman Widhiyanto.

Dorong Ketahanan Pangan dan Investasi Berkelanjutan

Selain sektor pertanian, Pemkab Muna juga menyiapkan strategi pengembangan hortikultura, perikanan, dan pariwisata sebagai bagian dari rencana jangka panjang pembangunan daerah.

25 Tahun Otonomi Daerah: Resentralisasi Ancam Desentralisasi

Penanaman jagung berkelanjutan menjadi fokus utama karena selain menopang ketahanan pangan, juga membuka peluang besar bagi masuknya investor di industri pakan ternak.

Dengan rencana pembangunan pabrik pengolahan jagung Rp15 miliar tersebut, Muna menegaskan komitmennya untuk menjadi salah satu sentra pertanian modern di Sulawesi Tenggara.

Upaya ini bukan hanya soal peningkatan produksi, tetapi juga menciptakan rantai nilai ekonomi yang memberi manfaat langsung bagi petani, pelaku usaha, hingga masyarakat luas. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA ChannelĀ disini

RKAB Dipangkas: Stop Obral Nikel Sekarang

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

02

Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di 16 Daerah Sulawesi Tenggara: Cek Daftar Lengkapnya!

03

Profil Laode Sulaeman, Putra Baubau Sulawesi Tenggara yang Resmi Jadi Dirjen Migas ESDM

04

Kendari Butuh Terobosan Besar untuk Genjot Investasi di Tahun 2025

05

Wakatobi: Benteng Terakhir Biodiversitas Laut Sultra di Tengah Ekspansi Tambang Nikel

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits