Infrastruktur Konsel
Home / Sultra / Konsel / Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Konawe Selatan Dibenahi Tahun ini

Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Konawe Selatan Dibenahi Tahun ini

Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, didampingi Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama Imran, Sekda Konsel Ichsan Porosi, serta sejumlah kepala OPD, turun langsung mendampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, bersama pejabat Kementerian Pekerjaan Umum melakukan peninjauan infrastruktur di Kecamatan Lalembuu dan Sabulakoa, Kamis (14/5/2026). PPID

Pusat Segera Benahi Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Konawe Selatan

KONAWE SELATAN – Harapan masyarakat Kecamatan Lalembuu dan Sabulakoa, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk menikmati infrastruktur yang layak akhirnya mulai menemui titik terang.

Pemerintah pusat melalui Komisi V DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum memastikan perbaikan jalan serta pembangunan jembatan strategis di wilayah itu mulai mendapat perhatian serius pada tahun 2026.

Komitmen tersebut mengemuka saat Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, didampingi Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama Imran, Sekda Konsel Ichsan Porosi, serta sejumlah kepala OPD, turun langsung mendampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, bersama pejabat Kementerian Pekerjaan Umum melakukan peninjauan infrastruktur di Kecamatan Lalembuu dan Sabulakoa, Kamis (14/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ridwan Bae menegaskan bahwa usulan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah diterima di tingkat pusat dan segera ditindaklanjuti.

Aspal Buton dari Sulawesi Tenggara Siap Kuasai Proyek Jalan Nasional

“Surat dari Gubernur Sultra dan permintaan dari Bupati Konawe Selatan sudah kami terima. Jalan dan jembatan di Lalembuu ini akan menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujar Ridwan Bae di hadapan warga, kepala desa, serta jajaran pemerintah daerah.

Politikus senior asal Sulawesi Tenggara itu mengatakan, peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan langsung kondisi infrastruktur yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Menurutnya, konektivitas antarwilayah di Konawe Selatan harus segera diperkuat demi mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Tak hanya fokus pada ruas jalan di Lalembuu, Ridwan Bae juga memastikan rencana pembangunan jembatan penyeberangan di Kecamatan Sabulakoa yang akan menghubungkan wilayah Konsel dengan Pondidaha di Kabupaten Konawe.

“Jembatan ini sangat penting karena akan memperlancar arus transportasi antar dua kabupaten. Ini adalah aspirasi masyarakat yang diperjuangkan Bupati Konawe Selatan dan tentu kami di pusat memberikan perhatian serius,” tegasnya.

Mentan Amran Ultimatum BWS: Tanggul Banjir Kendari Harus Dibangun Sepekan

Sementara itu, Bupati Irham Kalenggo menyebut kunjungan tersebut sebagai momentum penting bagi percepatan pembangunan infrastruktur di Konawe Selatan.

Ia menilai dukungan pemerintah pusat menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini menantikan akses jalan dan jembatan yang memadai.

“Kita patut bersyukur karena tahun ini ada beberapa ruas jalan yang mendapat bantuan pengaspalan, termasuk ruas di Lalembuu,” kata Irham.

Menurut Irham, pembangunan jembatan penghubung Sabulakoa–Pondidaha akan menjadi proyek strategis yang mampu membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan sejumlah langkah pendukung agar proyek tersebut dapat segera direalisasikan, mulai dari perencanaan teknis, pembebasan lahan, hingga penyelesaian administrasi.

Konflik Agraria Membayangi Proyek Strategis Kopassus di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara

“Kami sengaja mengantar langsung Bapak Ridwan Bae dan pihak Balai Jalan untuk melihat kondisi riil di lapangan. Pemkab Konsel siap memenuhi seluruh tanggung jawab daerah agar pembangunan ini bisa berjalan,” jelasnya.

Jembatan yang direncanakan memiliki bentang sekitar 100 meter itu diproyeksikan menjadi penghubung vital antara Konawe Selatan dan Konawe. Kehadirannya diyakini mampu memangkas waktu tempuh sekaligus membuka jalur ekonomi baru di kawasan pedesaan.

Di sisi lain, pihak Kementerian Pekerjaan Umum melalui Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Suhariono memastikan pemerintah pusat telah memberi perhatian terhadap kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.

“Insyaa Allah tahun 2026 jalan dan jembatan sudah mulai dikerjakan,” ujar Suhariono singkat.

Sebelum melakukan peninjauan di Sabulakoa, rombongan Komisi V DPR RI dan Kementerian PU terlebih dahulu meninjau kondisi jalan dan jembatan di Kecamatan Lalembuu yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat akibat kerusakan yang menghambat aktivitas ekonomi dan transportasi warga.

Kunjungan itu pun disambut antusias masyarakat setempat yang berharap realisasi pembangunan tidak lagi sekadar janji, melainkan benar-benar menjadi solusi bagi akses konektivitas di wilayah pedalaman Konawe Selatan. (MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *