Tak Berkategori
Home / Tak Berkategori / Terungkap, Pemda Sultra Masih Kesulitan Selaraskan KUA-PPAS dengan KEM PPKF Nasional

Terungkap, Pemda Sultra Masih Kesulitan Selaraskan KUA-PPAS dengan KEM PPKF Nasional

Forum Transfer Knowledge yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan topik โ€œPenilaian Keselarasan KEM-PPKF dengan Rancangan KUA-PPASโ€ belum lama ini. Ist

KENDARI – Pemerintah Daerah (Pemda) Sulawesi Tenggara masih menghadapi kesulitan dan berbagai tantangan dalam menyelaraskan dokumen perencanaan anggaran dengan kebijakan fiskal nasional.

Hal ini terungkap dalam kegiatan Transfer Knowledge yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan topik โ€œPenilaian Keselarasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) dengan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS)โ€ belum lama ini.

Kegiatan ini dimulai dengan forum internal Gugus Kendali Mutu (GKM), yang dipimpin oleh Kepala Bagian Umum Kanwil DJPb, Adib Adli. Ia menekankan pentingnya sinergi fiskal dalam mendukung tiga fungsi utama kebijakan fiskal: alokasi, distribusi, dan stabilisasi ekonomi.

Dalam pemaparan materi utama, Kepala Seksi PPA II A, Aditia, menguraikan sejumlah hambatan yang masih dihadapi dalam proses penyelarasan antara kebijakan fiskal nasional dan daerah. Beberapa kendala utama yang diidentifikasi meliputi:

– Ketidaksesuaian jadwal antara penetapan RKPD daerah dengan RKP nasional;

Target 2026: Kementerian PKP Bedah 5.713 Unit Rumah di Sulawesi Tenggara

– Belum optimalnya pemanfaatan KEM-PPKF sebagai acuan dalam penyusunan KUA-PPAS di berbagai daerah;

– Terbatasnya akses informasi mengenai pagu indikatif saat penyusunan RKPD.

Peran Strategis Kanwil DJPb dalam Harmonisasi Fiskal

Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 101 Tahun 2024, Kanwil DJPb memiliki peran penting dalam membantu Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat. Salah satu tugas utamanya adalah menilai keselarasan antara Rancangan KUA-PPAS kabupaten/kota dengan dokumen KEM-PPKF.

Penilaian ini mencakup lima aspek kunci mulai dari Target kinerja makro, Program prioritas nasional, Arah kebijakan fiskal, Pemenuhan belanja wajib, dan Aspek penilaian tambahan lainnya.

Wakapolri Serahkan 378 Rumah Subsidi di Sulawesi Tenggara

Penilaian ke depan akan dilakukan melalui Aplikasi SIKD Next Generation menggunakan Modul Sinerfis, yang mendukung proses monitoring oleh Kanwil DJPb dan Pemerintah Provinsi.

Audiensi Strategis Bersama Pemprov Sultra

Sebagai lanjutan kegiatan, Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Tenggara bersama KPPN Kendari mengadakan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Sultra. Pertemuan tersebut diterima oleh Plt. Kepala BPKAD sekaligus Kepala Bidang Perencanaan Makro Bappeda Provinsi Sultra, Hasrullah, S.STP., M.Si.

Dalam forum tersebut, Hasrullah mengungkapkan kendala yang dihadapi Pemda, khususnya belum tersedianya referensi program prioritas nasional secara final dalam sistem SIPD RI. Hal ini menyulitkan pemerintah daerah dalam melakukan tagging program yang relevan dengan prioritas nasional.

Meski begitu, pihak Pemprov menyambut baik inisiatif DJPb dan menyatakan kesiapan untuk meningkatkan sinergi demi mewujudkan perencanaan anggaran yang terintegrasi dan berorientasi nasional.

Akses Terisolir di Sultra Dibuka Total: Wakapolri Resmikan 17 Jembatan Sekaligus

Adapun kegiatan Transfer Knowledge ini menjadi momen strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta mengakselerasi penyelarasan dokumen perencanaan anggaran dengan arah kebijakan fiskal nasional.

Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus menjadi fasilitator yang menjembatani komunikasi dan koordinasi antara kedua pihak. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan perencanaan fiskal yang lebih responsif, akuntabel, dan sejalan dengan pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA Channelย disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Janji Smelter Nikel di Routa Menguap, Tanah Adat Terus Dikeruk

02

Satgas PKH Sita Lahan Tambang Emas PT Panca Logam Makmur di Bombana

03

Investasi Rp181,58 Triliun di Pomalaa, IPIP akan Serap 10.000 Tenaga Kerja

04

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

05

Breaking News: Gempa M5,1 Guncang Wakatobi, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits