News Konut Sultra
Home / Sultra / Konawe Utara, Sulawesi Tenggara Diterjang Banjir Parah: Akses Terputus, Desa-Desa Terisolir

Konawe Utara, Sulawesi Tenggara Diterjang Banjir Parah: Akses Terputus, Desa-Desa Terisolir

Polisi dan TNI turun langsung membantu warga menyusul akses penghubung terputus di Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) akibat banjir. Foto Humas Polri

KONAWE UTARA — Banjir besar yang melanda Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, mulai melumpuhkan aktivitas warga di sejumlah wilayah.

Desa Tambakua, Kecamatan Landawe, menjadi salah satu daerah dengan dampak paling parah setelah dua jembatan utama desa terendam banjir hingga tidak bisa dilalui kendaraan.

Di jembatan pertama, tinggi genangan air dilaporkan mencapai 1 hingga 1,5 meter. Sementara di jembatan kedua, air masih menggenang setinggi 50 hingga 100 sentimeter. Kondisi itu membuat akses masyarakat nyaris terputus total sejak Minggu (10/5/2026).

Di tengah situasi darurat tersebut, personel Polres Konawe Utara bersama TNI turun langsung ke lokasi untuk membantu warga sekaligus memberikan imbauan keselamatan.

Wakapolres Konawe Utara Kompol Sumarso memimpin langsung pemantauan lapangan didampingi Kapolsubsektor Langgikima Ipda Rusli Jaya serta personel Samapta.

APBN Sulawesi Tenggara Mulai Tersendat: Dana Desa Dipangkas 62 Persen, Ribuan Desa Terancam

Petugas meminta warga tetap waspada karena cuaca di wilayah tersebut masih mendung dan hujan berpotensi kembali turun sewaktu-waktu. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memperparah banjir dan memperluas wilayah terdampak.

“Hingga saat ini belum ditemukan adanya korban jiwa maupun kerugian materiel warga yang dapat teridentifikasi,” demikian keterangan pihak Polsek Wiwirano.

Tak hanya merendam akses jalan desa, banjir juga mulai memasuki kawasan permukiman warga dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 60 sentimeter.

Sejumlah rumah warga dilaporkan terdampak, sementara aktivitas masyarakat praktis lumpuh akibat akses transportasi yang terhambat.

Situasi semakin sulit karena wilayah terdampak masih terisolir dan jaringan komunikasi seluler dilaporkan lumpuh total sejak sehari terakhir. Akibatnya, pendataan kerugian terutama di sektor pertanian belum bisa dilakukan secara maksimal.

Kota Kendari, Sulawesi Tenggara Tak Berdaya Hadapi Banjir: Status Darurat Diumumkan

Banjir yang terus meluas di Konawe Utara menambah daftar panjang bencana hidrometeorologi yang sedang mengepung Sulawesi Tenggara dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi ini kembali memunculkan kekhawatiran terhadap kerusakan daerah aliran sungai, pembukaan kawasan hutan, hingga buruknya tata kelola lingkungan yang diduga memperparah banjir di sejumlah wilayah. (MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *