News Kendari
Home / Sultra / Kendari / Kendari Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Banjir

Kendari Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Banjir

Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, saat memimpin rapat evaluasi penanganan banjir di Ruang Rapat Wali Kota Kendari, Minggu (17/5/2026). PPID

KENDARI – Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir selama tujuh hari ke depan menyusul kondisi di sejumlah wilayah yang masih terdampak genangan dan membutuhkan penanganan lanjutan.

Keputusan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, di Ruang Rapat Wali Kota Kendari, Minggu (17/5/2026). Rapat dihadiri unsur Forkopimda, BPBD, kepala OPD, camat, hingga sejumlah instansi terkait guna mengevaluasi penanganan banjir yang masih berlangsung di berbagai titik kota.

Perpanjangan masa tanggap darurat itu merujuk pada Surat Keputusan Wali Kota Kendari Nomor 355 tanggal 11 Mei 2026 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Kota Kendari.

Pemerintah menilai langkah tersebut penting agar seluruh proses penanganan banjir dapat berjalan lebih maksimal.

Dalam arahannya, Sudirman meminta seluruh stakeholder bergerak cepat dan bekerja optimal demi memastikan kondisi kota segera kembali normal serta mencegah jatuhnya korban jiwa akibat banjir.

Facebook Jadi Platform Penipuan Terbesar di Sulawesi Tenggara, Capai 943 Kasus

“Mulai hari ini kita bekerja secara maksimal bagaimana Kota Kendari bisa segera normal kembali dan tidak ada korban jiwa akibat banjir ini,” ujarnya.

Pemerintah Kota Kendari juga menegaskan bahwa perpanjangan status tanggap darurat dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi di lapangan.

Penanganan masih difokuskan pada evakuasi warga terdampak, distribusi bantuan logistik, hingga normalisasi kawasan yang terendam banjir.

Selain itu, masyarakat di Kendari diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan kemungkinan banjir susulan.

Warga juga diminta mengikuti arahan pemerintah dan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan selama masa tanggap darurat berlangsung.

Peta Persaingan Rektor UHO Mulai Terbaca, 10 Akademisi Resmi Mendaftar

Banjir yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir turut menjadi perhatian serius karena dinilai mengganggu aktivitas masyarakat serta memperlihatkan perlunya pembenahan sistem drainase dan tata ruang kota secara menyeluruh di Kendari. (MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *