News Konawe Sultra
Home / Sultra / BGN Investigasi Keracunan MBG di Konawe, Sulawesi Tenggara

BGN Investigasi Keracunan MBG di Konawe, Sulawesi Tenggara

Badan Gizi Nasional (BGN). Dok

KONAWE – Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) membentuk tim investigasi darurat untuk menelusuri kasus keracunan massal program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Unaaha, Rabu (24/9/2025).

Koordinator Wilayah BGN Konawe, Nopri Al Ikmansyah, menegaskan timnya telah diterjunkan untuk memeriksa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mengambil sampel makanan dari tiga sekolah penerima program MBG.

Sampel tersebut akan diuji laboratorium guna mendeteksi kemungkinan kontaminasi bakteri berbahaya seperti E. coli dan Salmonella.

“Pengawasan rantai pasok, kebersihan, dan kualitas bahan baku tidak boleh dikompromikan. Jika ditemukan pelanggaran prosedur, sanksi tegas akan diberikan,” tegas Nopri, Kamis (25/9/2025).

Humas RSUD Konawe, dr. Abdianto Ilman, mengungkapkan total 16 siswa mengalami gejala muntaber, terdiri dari 14 siswa SMKN 1 Unaaha dan dua siswa SD IT.

Terkuak! Motif di Balik Suap Rp1,5 Miliar ke Ketua Ombudsman dari Perusahaan Nikel

Sebanyak 11 pasien ditangani tim UGD dengan diagnosis sementara gastroenteritis akut, yakni peradangan lambung dan usus yang memicu diare, mual, muntah, serta nyeri perut.

“Hasil uji darah pasien normal, tetapi uji tinja masih dilakukan untuk memastikan penyebabnya. Kami belum bisa memastikan apakah kasus ini terkait langsung dengan konsumsi makanan MBG,” jelas dr. Abdi.

Pihak RSUD juga mengonfirmasi bahwa tim BGN telah melakukan pengecekan di dapur SPPG Ambekairi II. Hasil sementara menunjukkan sistem quality control dan penanganan bahan makanan dinilai sesuai standar.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Konawe, Yones, menyatakan pihaknya telah menurunkan Tim Sidak untuk mengambil sampel bahan makanan.

“Keamanan pangan adalah prioritas utama. Kebersihan dapur dan kesehatan para pengelola harus dipastikan bebas dari penyakit menular,” ujarnya.

Ketimpangan Tenaga Kerja di Industri Nikel Sultra Kian Terbuka

Orang tua siswa dan pihak sekolah menyampaikan keprihatinan mendalam serta menuntut transparansi hasil investigasi.

BGN berjanji hasil uji laboratorium akan segera diumumkan oleh Dinas Kesehatan Konawe dalam beberapa hari ke depan. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Janji Smelter Nikel di Routa Menguap, Tanah Adat Terus Dikeruk

02

Satgas PKH Sita Lahan Tambang Emas PT Panca Logam Makmur di Bombana

03

Investasi Rp181,58 Triliun di Pomalaa, IPIP akan Serap 10.000 Tenaga Kerja

04

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

05

Breaking News: Gempa M5,1 Guncang Wakatobi, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits