News Sultra
Home / Sultra / Dana CSR Tambang Melimpah, Saatnya Danai Perumahan Pesisir Sultra

Dana CSR Tambang Melimpah, Saatnya Danai Perumahan Pesisir Sultra

Suasana audiensi antara Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka bersama para bupati dan wali kota se-Sultra dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, Kamis malam (17/7/2025) di Wisma Mandiri II, Jakarta. Ist

JAKARTA – Dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari sektor tambang di Sulawesi Tenggara (Sultra) dinilai sangat melimpah, namun belum dimanfaatkan maksimal untuk mendanai pembangunan perumahan di kawasan pesisir.

Hal ini menjadi perhatian utama dalam audiensi antara Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka bersama para bupati dan wali kota se-Sultra dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, Kamis malam (17/7/2025) di Wisma Mandiri II, Jakarta.

Gubernur Andi Sumangerukka menyoroti kondisi backlog perumahan di Sultra yang masih tinggi, terutama di wilayah pesisir yang rawan bencana dan infrastruktur buruk.

“Kita tidak bisa lagi menunda. Warga pesisir membutuhkan rumah yang aman, sehat, dan layak huni,” tegasnya.

CSR Tambang Bisa Jadi Solusi Konkret

Efek SCM di Konawe, Produksi dan Penjualan Nikel MBMA Melonjak Tajam di Awal Tahun

Menteri PKP Maruarar Sirait menyambut baik dorongan dari Pemprov Sultra dan menegaskan bahwa CSR perusahaan tambang di Sultra harus menjadi solusi nyata atas krisis perumahan.

“Kalau perusahaan tambang bisa meraup untung triliunan dari tanah Sultra, mereka juga harus bisa bangun ribuan rumah untuk rakyatnya. Dana CSR tambang bukan sekadar kewajiban, tapi amanah,” tegas Maruarar.

Ia mencontohkan suksesnya program perumahan yang dibiayai oleh CSR perusahaan besar seperti Berau Coal, Harum Energi, dan Astra, tanpa bergantung pada anggaran negara.

Menurutnya, model serupa sangat mungkin diterapkan di Sultra yang kaya akan tambang nikel dan mineral strategis lainnya.

Digitalisasi dan Pembiayaan Ringan

Wakatobi Tertibkan Aset: Mobil Dinas yang Dikuasai Eks Pejabat Ditarik Paksa

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan BP TAPERA, Heru Nugroho, memperkenalkan platform Sikumbang (https://sikumbang.tapera.go.id) untuk memudahkan verifikasi dan pemilihan rumah secara digital.

Selain itu, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan bunga 5 persen dari BTN dan BP TAPERA juga ditawarkan sebagai bagian dari solusi integratif.

Gubernur Sultra menutup pertemuan dengan menegaskan bahwa pembangunan yang adil harus menjangkau kawasan pinggiran.

“Pembangunan rumah di pesisir bukan hanya soal tempat tinggal, tapi soal keadilan sosial. CSR tambang bisa jadi jembatan untuk itu,” pungkasnya. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

WALHI Sultra Desak Pemerintah Hentikan Operasi Tambang Nikel PT Wijaya Inti Nusantara

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Janji Smelter Nikel di Routa Menguap, Tanah Adat Terus Dikeruk

02

Satgas PKH Sita Lahan Tambang Emas PT Panca Logam Makmur di Bombana

03

Investasi Rp181,58 Triliun di Pomalaa, IPIP akan Serap 10.000 Tenaga Kerja

04

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

05

Breaking News: Gempa M5,1 Guncang Wakatobi, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits