WAKATOBI – Potensi besar kekayaan laut di Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) kini mulai dibentengi secara serius.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara bergerak cepat menginisiasi pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual (KI) di lingkungan kampus maritim, sebagai langkah strategis melindungi inovasi berbasis kelautan.
Upaya ini ditandai dengan koordinasi bersama Akademi Kelautan dan Perikanan Wakatobi pada Selasa (5/5/2026). Fokusnya adalah menghadirkan layanan KI yang lebih dekat dengan civitas akademika, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga terlindungi secara hukum.
Tim KI Kanwil Kemenkum Sultra menegaskan, Sentra KI akan menjadi garda depan dalam memberikan edukasi, konsultasi, serta pendampingan pendaftaran berbagai bentuk kekayaan intelektual, mulai dari hak cipta, paten, hingga merek.
Kepala Kanwil Kemenkum Sultra, Topan Sopuan, menyoroti masih banyaknya hasil riset kampus yang belum mendapatkan perlindungan hukum, meski memiliki nilai ekonomi tinggi.
“Wakatobi memiliki kekhasan di bidang maritim yang sangat potensial untuk melahirkan inovasi. Melalui Sentra KI, kami ingin memastikan setiap hasil riset dan karya ilmiah terlindungi serta dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Sentra KI bukan hanya soal perlindungan, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya inovasi dan kewirausahaan berbasis kekayaan intelektual di lingkungan kampus.
Pihak Akademi Kelautan dan Perikanan Wakatobi menyambut baik langkah ini. Mereka menilai Sentra KI akan meningkatkan kualitas dan daya saing karya civitas akademika, sekaligus memberi kepastian hukum dalam pengembangan inovasi.
Sebagai daerah dengan kekayaan sumber daya laut yang melimpah, Wakatobi dinilai memiliki peluang besar menjadi pusat inovasi maritim.
Kehadiran Sentra KI diharapkan mampu menjembatani hasil riset dengan kebutuhan industri, serta membuka jalan bagi hilirisasi dan komersialisasi inovasi.
Melalui langkah ini, Kanwil Kemenkum Sultra menegaskan komitmennya membangun ekosistem kekayaan intelektual yang kuat, produktif, dan berdaya saing, khususnya di wilayah timur Indonesia. (MS Network)
Simak Berita Lainnya di WA Channel disini


Comment