Edukasi
Home / Edukasi / Wisuda UHO 2026: 702 Lulusan Siap Menjawab Tantangan Zaman

Wisuda UHO 2026: 702 Lulusan Siap Menjawab Tantangan Zaman

Kegiatan wisuda di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara. Dok

KENDARI – Sebanyak 702 lulusan Universitas Halu Oleo (UHO) resmi dikukuhkan dalam upacara senat terbuka, Rabu (15/4/2026).

Momentum ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal dari babak baru: memasuki dunia profesional yang penuh dinamika dan tantangan.

Para lulusan berasal dari 14 fakultas dan Pascasarjana, mencerminkan keragaman disiplin ilmu yang dimiliki UHO. Dari program doktor hingga diploma, capaian akademik yang ditorehkan tergolong membanggakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Herman. Ist

Di tingkat pascasarjana, program doktor mencatat rata-rata IPK 3,95 dengan masa studi sekitar 3 tahun 7 bulan, sementara program magister memiliki rata-rata IPK 3,81 dengan masa studi 2 tahun 1 bulan. Di jenjang sarjana, mayoritas fakultas mencatat IPK rata-rata di atas 3,4, menunjukkan konsistensi kualitas akademik lulusan.

Meski demikian, masa studi yang bervariasi—bahkan mencapai 5 tahun di beberapa program—menjadi catatan tersendiri dalam dinamika proses pendidikan tinggi.

66 Tahun Konawe: Dari Sawah ke Industri Nikel, Kemiskinan Menanjak

Lulusan Terbaik dan Prestasi Akademik

Sorotan utama wisuda kali ini adalah Dwi Rahmahdania, lulusan terbaik tingkat universitas dengan IPK 3,97 dan masa studi 3 tahun 5 bulan dari Program Studi Penyuluhan Pertanian, Fakultas Pertanian.

Di tingkat pascasarjana, capaian sempurna diraih oleh: Asran Abdullah (S3) dengan IPK 4,0 dan Danu Dirhamsyah (S2) dengan IPK 4,0.

Sementara itu, lulusan terbaik dari masing-masing fakultas juga menunjukkan performa akademik yang kuat, dengan IPK rata-rata berada pada kategori sangat memuaskan hingga cumlaude.

Cumlaude dan Kualitas Lulusan

Predikat cumlaude, yang diberikan kepada lulusan dengan IPK minimal 3,50, menjadi capaian yang cukup dominan pada wisuda tahun ini. Hal ini menandakan meningkatnya kualitas akademik mahasiswa UHO.

Namun, pihak universitas menegaskan bahwa capaian akademik bukanlah satu-satunya indikator keberhasilan. Dunia kerja saat ini menuntut lebih dari sekadar nilai tinggi, melainkan juga kemampuan adaptasi, kreativitas, serta kesiapan menghadapi perubahan yang cepat.

Wonderful Indonesia Awards 2026: Saatnya Daerah dan Pelaku Wisata Unjuk Karya

Wisuda sebagai Titik Awal

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Herman menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan panjang di tengah masyarakat.

Ilmu yang diperoleh selama masa studi diharapkan mampu menjadi bekal untuk: menghadapi tantangan kehidupan, berkontribusi dalam pembangunan serta menciptakan solusi atas berbagai persoalan yang semakin kompleks

“Lulusan juga didorong untuk terus mengembangkan diri, menjaga integritas, dan mampu beradaptasi di tengah perubahan zaman yang kian cepat,” imbuhnya.

Tracer Study dan Koneksi Dunia Kerja

Sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan kualitas, UHO mengajak para alumni untuk berpartisipasi dalam program tracer study.

Program ini menjadi instrumen penting untuk mengukur: tingkat serapan lulusan di dunia kerja, kesesuaian kompetensi dengan kebutuhan industri serta efektivitas sistem pendidikan tinggi.

Target 2026: Baubau Tekan Stunting hingga 5,6 Persen

Hasil tracer study juga menjadi indikator strategis dalam penilaian akreditasi oleh BAN-PT.

Menyongsong Masa Depan

Wisuda menjadi titik transisi menuju dunia nyata yang menuntut kesiapan mental, kompetensi, dan daya saing.

Dengan bekal ilmu pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh, 702 lulusan UHO kini dihadapkan pada tantangan untuk membuktikan diri—bahwa mereka tidak hanya unggul di atas kertas, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Janji Smelter Nikel di Routa Menguap, Tanah Adat Terus Dikeruk

02

Satgas PKH Sita Lahan Tambang Emas PT Panca Logam Makmur di Bombana

03

Investasi Rp181,58 Triliun di Pomalaa, IPIP akan Serap 10.000 Tenaga Kerja

04

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

05

Breaking News: Gempa M5,1 Guncang Wakatobi, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits