Ekonomi & Bisnis Sultra
Home / Sultra / Gebrakan TNI-AU Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional di Sulawesi Tenggara

Gebrakan TNI-AU Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional di Sulawesi Tenggara

Sejumlah personil TNI Angkatan Udara (TNI-AU) menyiapkan bahan untuk infrastruktur ketahanan pangan di Sulawesi Tenggara. Ist

KENDARI – TNI Angkatan Udara (TNI-AU) menunjukkan gebrakan nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Melalui inisiatif strategis, Pangkalan TNI AU Haluoleo (Lanud Haluoleo) di Sulawesi Tenggara membangun kandang ayam berbahan kayu lokal secara gotong royong, Kamis (7/8/2025).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang TNI-AU dalam memperkuat kemandirian pangan di tingkat satuan, sekaligus kontribusi aktif dalam mewujudkan kedaulatan pangan di wilayah Sulawesi Tenggara.

Komandan Lanud Haluoleo, Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto, S.AP., M.M., M.Sc., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

“Gebrakan ini mencerminkan kesiapan seluruh komponen Lanud Haluoleo untuk bersinergi mendukung ketahanan pangan nasional. Ini adalah bentuk nyata pengabdian prajurit TNI kepada negara,” ungkap Kolonel Tarmuji.

Memburu Jejak Mafia Nikel di Sulawesi Tenggara

Kandang ayam yang dibangun nantinya akan digunakan untuk budidaya ayam petelur dan ayam pedaging, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan internal satuan, tetapi juga diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitar melalui program edukatif dan pembinaan teritorial.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk pemanfaatan sumber daya lokal secara bijak, sekaligus menguatkan semangat gotong royong dalam setiap lini kerja TNI-AU.

Dengan semangat nasionalisme dan kerja keras, Lanud Haluoleo terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia Timur. (MS)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Tak Cuma Nikel, Komoditas Sulawesi Tenggara Kini Diburu Pasar Dunia

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *