Industri Seputar Nikel Sultra
Home / Sultra / Masa Depan Hilirisasi Nikel Nasional Dipertaruhkan di Sulawesi Tenggara

Masa Depan Hilirisasi Nikel Nasional Dipertaruhkan di Sulawesi Tenggara

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) saat berbicara pada malam ramah tamah Kapolda Sultra yang baru, Brigjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji di Claro Hotel Kendari, Rabu malam (20/5/2026). PPID
Table of Contents

KENDARI — Sulawesi Tenggara (Sultra) kini memainkan peran besar dan menjadi salah satu daerah paling strategis dalam agenda hilirisasi nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Besarnya cadangan nikel dan masuknya investasi bernilai triliunan rupiah membuat peta masa depan industri hilirisasi nikel Indonesia kini dipertaruhkan di Bumi Anoa.

Di tengah derasnya arus investasi tersebut, stabilitas keamanan dan kondusivitas daerah menjadi faktor utama agar proyek-proyek strategis nasional dapat berjalan tanpa hambatan.

Dalam konteks itu, Pemerintah Provinsi Sultra menegaskan komitmennya menjaga stabilitas daerah demi memastikan investasi hilirisasi nikel terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) saat menghadiri malam ramah tamah Kapolda Sultra di Claro Hotel Kendari, Rabu malam (20/5/2026).

Mengintip Jantung Industri Nikel Nasional, Mahasiswa UHO Sambangi ANTAM Kolaka

Dalam kesempatan tersebut, ASR mengajak seluruh elemen, mulai dari TNI-Polri hingga masyarakat, untuk menjaga keamanan dan persatuan daerah di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap sektor nikel Sultra.

Menurut ASR, Sultra memiliki posisi sangat penting karena dikenal sebagai salah satu daerah dengan cadangan nikel terbesar di dunia.

Potensi tersebut menjadikan Sultra sebagai pusat perhatian investasi nasional, terutama dalam pengembangan hilirisasi mineral dan industri baterai kendaraan listrik.

“Stabilitas keamanan menjadi syarat utama agar investasi dapat berjalan baik dan memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar ASR.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Brigjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji atas pelantikannya sebagai Kapolda Sultra yang baru.

Pulau Wawonii Mulai Digaungkan Jadi Ikon Wisata Baru Sulawesi Tenggara

ASR optimistis kepemimpinan baru di jajaran Polda Sultra mampu memperkuat keamanan daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan berbasis sumber daya alam.

Menurutnya, keamanan dan kepastian hukum menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor, terutama di tengah agenda besar pemerintah pusat yang terus mendorong hilirisasi industri nasional.

Sejalan dengan itu, Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa hilirisasi merupakan strategi utama menuju kemandirian ekonomi Indonesia.

Pemerintah pusat kini tengah mempercepat pembangunan proyek-proyek hilirisasi di sejumlah daerah strategis, termasuk kawasan penghasil nikel.

Baru-baru ini, Presiden Prabowo meresmikan pembangunan 13 proyek hilirisasi nasional tahap kedua senilai Rp116 triliun yang mencakup sektor energi, mineral, hingga pengolahan nikel untuk industri baja nirkarat dan kendaraan listrik.

Kejari Wakatobi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Rp235 Juta

Dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya kepastian hukum dan perlindungan investasi guna menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemerintah menilai stabilitas daerah menjadi syarat utama agar agenda hilirisasi dapat berjalan optimal.

Pusat Pertumbuhan Industri

ASR menilai Sultra memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan industri hilirisasi nasional karena tidak hanya kaya nikel, tetapi juga memiliki potensi emas, perak, sektor kelautan, perikanan, hingga pertanian yang besar.

Selain kekayaan sumber daya alam, ASR juga menyoroti pentingnya menjaga harmoni sosial masyarakat Sultra yang selama ini dikenal hidup rukun di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan etnis.

“Komitmen, koordinasi, dan kerja sama seluruh pihak sangat penting untuk mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, aman, dan sejahtera,” tegasnya.

Malam ramah tamah tersebut menjadi simbol penguatan sinergi antara Pemprov Sultra dan jajaran kepolisian dalam menjaga stabilitas daerah, terutama di tengah meningkatnya perhatian terhadap investasi hilirisasi nikel nasional di Sulawesi Tenggara. (MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *