DELI SERDANG – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2 kilogram menuju Kendari, Sulawesi Tenggara, berhasil digagalkan petugas di Bandara Kualanamu, Deli Serdang.
Seorang calon penumpang pesawat berinisial SA (39) ditangkap setelah kedapatan menyembunyikan sabu dengan modus body wrapping atau melilit paket narkoba di tubuhnya menggunakan lakban.
Aksi nekat pelaku sempat terekam video dan viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, petugas terlihat membuka lilitan lakban di bagian perut dan paha pelaku untuk mengeluarkan empat paket sabu yang disembunyikan rapat di tubuhnya.
Kepala BNNK Deli Serdang, Kombes Josua Tampubolon, mengungkapkan total sabu yang dibawa pelaku mencapai sekitar 2 kilogram berat kotor.
“Jadi, sabu itu dilakban keliling di bagian perut dan paha pelaku dengan berat kotor sekitar 2 kilogram, ada sebanyak empat bungkus,” ujar Josua, Sabtu (9/5/2026) melalui keterangan resmi.
Dari hasil pemeriksaan awal, SA diketahui merupakan warga Aceh. Ia diduga membawa sabu dari Malaysia melalui jalur darat sebelum mencoba terbang dari Bandara Kualanamu menuju Kendari.
Menurut Josua, barang haram tersebut sudah dipesan oleh seseorang di Kendari. Pelaku disebut hendak mengantarkan langsung sabu itu menggunakan penerbangan komersial.
“Sudah ada yang memesan di Kendari. Pelaku mau naik pesawat dari Kualanamu ke Kendari,” katanya.
Penangkapan dilakukan oleh petugas BNN Kabupaten Deli Serdang bersama Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu setelah menerima informasi adanya upaya penyelundupan narkoba melalui jalur udara.
Pelaku diamankan saat memasuki area bandara sebelum akhirnya dibawa ke kantor BNNK untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Di hadapan petugas, SA mengaku baru pertama kali menjadi kurir narkoba.
Ia tergiur bayaran Rp100 juta yang dijanjikan jika sabu berhasil sampai ke tangan pemesan di Sulawesi Tenggara.
“Pelaku mengaku ditawari oleh temannya karena alasan ekonomi dan kebutuhan uang untuk keluarga,” ungkap Josua.
Saat ini, BNN masih mengembangkan kasus tersebut untuk membongkar jaringan pemasok dan penerima sabu di Kendari, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan sindikat narkoba lintas daerah dan internasional. (MS Network)
Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment