News Seputar Nikel Sultra
Home / Sultra / Kapolri Tunjuk Himawan Bayu Aji Jadi Kapolda di Bumi Kaya Nikel, Sulawesi Tenggara

Kapolri Tunjuk Himawan Bayu Aji Jadi Kapolda di Bumi Kaya Nikel, Sulawesi Tenggara

Brigjen Pol Himawan Bayu Aji ditunjuk sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) yang baru, menggantikan Irjen Pol Didik Agung Widjanarko. Dok

JAKARTA – Kapolri Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi besar di tubuh Polri dengan menunjuk Brigjen Pol Himawan Bayu Aji sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) yang baru, menggantikan Irjen Pol Didik Agung Widjanarko.

Penunjukan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP/2026 tertanggal 7 Mei 2026 yang diteken Asisten SDM Kapolri Irjen Anwar.

Bersamaan dengan jabatan barunya, Himawan juga akan naik pangkat menjadi inspektur jenderal atau jenderal bintang dua.

Mutasi ini menjadi perhatian karena Sulawesi Tenggara dikenal sebagai salah satu daerah strategis penghasil nikel terbesar di Indonesia.

Wilayah yang dijuluki “bumi kaya nikel” itu belakangan menjadi sorotan nasional akibat masifnya aktivitas pertambangan, investasi smelter, hingga berbagai persoalan hukum dan konflik sumber daya alam.

Royalti Nikel Segera Direvisi

Himawan Bayu Aji sendiri bukan nama baru di lingkungan Polri. Lulusan Akpol 1995 itu sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Ia dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan penegakan hukum, termasuk pernah menjabat Kasat Reskrim Polresta Barelang dan Kapolres Sidoarjo.

Penempatan Himawan di Sultra dinilai menjadi sinyal kuat bahwa Polri ingin memperkuat pengawasan keamanan dan penegakan hukum di daerah strategis tambang nasional tersebut, termasuk menghadapi tantangan kejahatan siber, konflik pertambangan, hingga pengamanan investasi.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menegaskan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier di tubuh Polri.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Bencana Banjir dan Longsor di Sulawesi Tenggara: Kolaka dan Buton Utara Terparah

Dalam mutasi kali ini, Kapolri juga mengganti delapan Kapolda lainnya, di antaranya Kapolda Jawa Barat, Kalimantan Barat, Maluku Utara, Bengkulu hingga Sulawesi Tengah.

Rotasi tersebut disebut sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi Polri agar lebih adaptif menghadapi tantangan keamanan di berbagai daerah. (MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *