News Kolaka Sultra
Home / Sultra / Haerul Saleh Tutup Usia: Putra Terbaik Sultra Pertama yang Berhasil Jadi Anggota BPK RI

Haerul Saleh Tutup Usia: Putra Terbaik Sultra Pertama yang Berhasil Jadi Anggota BPK RI

Almarhum Haerul Saleh, Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI asal Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Dok
Table of Contents

JAKARTA – Duka mendalam menyelimuti masyarakat Sulawesi Tenggara.

Haerul Saleh, Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI asal Kabupaten Kolaka, meninggal dunia akibat kebakaran di kediamannya di Jakarta, Jumat, 8 Mei 2026.

Kepergian Haerul Saleh menjadi kehilangan besar bagi Sulawesi Tenggara. Sosok yang akrab disapa Aco itu dikenal sebagai salah satu putra daerah pertama di Sulawesi Tenggara yang berhasil menembus jabatan strategis nasional hingga menjadi anggota BPK RI, lembaga tinggi negara yang memiliki peran penting dalam pengawasan keuangan negara.

Haerul Saleh lahir di Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada 12 Agustus 1981. Ia tumbuh dari lingkungan sederhana sebelum meniti karier di dunia usaha, organisasi kepemudaan, hingga politik nasional.

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 9 Kolaka, kemudian melanjutkan pendidikan di Pesantren IMMIM Ujung Pandang dan SMA Hasrati Kendari.

Mantan Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Setelah itu, ia meraih gelar Sarjana Hukum di Universitas Satria Makassar pada 2008 dan melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Moestopo Jakarta.

Karier Haerul Saleh dimulai dari dunia organisasi dan usaha. Ia aktif di KNPI, HIPMI, Pemuda Panca Marga, hingga Kadin Sulawesi Tenggara. Kiprahnya di organisasi kepemudaan dan pengusaha membuat namanya dikenal luas di Sultra.

Di dunia politik, Haerul Saleh pernah maju sebagai calon Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara pada Pilgub 2013 mendampingi Ridwan Bae. Meski gagal memenangkan kontestasi, langkah politiknya terus berkembang hingga akhirnya terpilih menjadi anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara melalui Partai Gerindra.

Di DPR RI, Haerul Saleh dipercaya duduk di Komisi XI yang membidangi keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan. Pengalamannya di bidang keuangan negara kemudian membawanya mengikuti fit and proper test calon anggota BPK RI pada 2022.

Pada 29 Maret 2022, DPR RI resmi menetapkan Haerul Saleh sebagai Anggota BPK RI periode 2022–2027. Ia kemudian dilantik dan diambil sumpahnya di Mahkamah Agung pada 19 April 2022.

China Makin Dalam Masuk ke Sultra: Dari Nikel, Mesin, Kini Bidik Sister City Kendari

Penetapan tersebut menjadi sejarah tersendiri bagi Sulawesi Tenggara. Haerul Saleh dikenal sebagai salah satu putra daerah Sultra pertama yang berhasil menduduki posisi Anggota BPK RI. Jabatan itu menempatkannya sejajar dengan tokoh-tokoh nasional di lembaga pemeriksa keuangan tertinggi negara.

Selain aktif di pemerintahan, Haerul Saleh juga dikenal memiliki latar belakang sebagai pengusaha di sektor perdagangan dan pertambangan. Ia pernah menjabat komisaris di sejumlah perusahaan di Sulawesi Tenggara.

Nama Haerul Saleh sempat menjadi perhatian publik nasional setelah disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi Kementerian Pertanian terkait opini WTP. Namun hingga saat ini tidak ada putusan pengadilan yang menyatakan dirinya bersalah.

Kepergian Haerul Saleh meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Banyak pihak mengenangnya sebagai figur pekerja keras yang berhasil membawa nama daerah hingga ke level nasional.

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari tokoh politik, pejabat daerah, hingga masyarakat Sultra yang kehilangan salah satu putra terbaiknya.

Desa di Sulawesi Tenggara Mulai Tembus Pasar China: 2.273 Koperasi Siap Jadi Mesin Ekspor Baru

Jenazah Dimakamkan di Kolaka

Pihak keluarga memastikan jenazah Haerul Saleh akan dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, untuk dimakamkan. Informasi tersebut disampaikan keluarga melalui pesan suara yang beredar di kalangan wartawan Sultra.

“Beliau wafat di rumah dan beberapa waktu setelah itu jenazah dibawa ke rumah sakit. Informasi terkini, jenazah telah dibawa kembali ke rumah dinas untuk selanjutnya dipersiapkan. Semoga Allah mudahkan hari ini juga jenazah akan dibawa pulang ke kampung halaman di Kolaka,” demikian disampaikan pihak keluarga.

Keluarga juga memohon doa agar almarhum diberikan ampunan, dilapangkan kuburnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. (MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *