KENDARI – Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menjadi sorotan dunia saat menjadi tuan rumah UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting and Asia Pacific Forum 2026, sebuah forum internasional bergengsi yang mempertemukan para pemimpin daerah dari seluruh kawasan Asia-Pasifik pada 6–9 Mei 2026.
Lalu, apa itu UCLG ASPAC?
United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) adalah organisasi internasional yang mewadahi pemerintah daerah di kawasan Asia-Pasifik.
Forum ini menjadi ruang strategis bagi kota-kota di berbagai negara untuk: Membangun kerja sama lintas daerah, Bertukar pengalaman pembangunan, hingga Mendorong investasi dan inovasi kebijakan publik.
Dalam pertemuan tahun 2026 di Kendari, agenda akan difokuskan pada kolaborasi global dan penguatan peran kota dalam menghadapi tantangan masa depan.
Tema Besar: Pariwisata Berkelanjutan
Forum ini mengusung tema: “Advancing Sustainable Tourism for a Resilient Future and Inclusive Economy.”
Tema tersebut menegaskan pentingnya: Pengembangan pariwisata ramah lingkungan, Peningkatan ekonomi inklusif hingga Ketahanan kota menghadapi krisis global.
Selain pariwisata, diskusi juga mencakup sektor strategis lain seperti lingkungan, kesehatan, dan perikanan.
Mengapa Penting untuk Kendari?
Penunjukan Kendari sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Event ini menjadi momentum besar untuk: Memperkenalkan potensi daerah ke dunia internasional, Menarik investasi asing dan domestik, Mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan UMKM hingga Mengangkat citra Kendari sebagai kota berkembang di Indonesia Timur.
Diperkirakan, forum ini akan dihadiri oleh ratusan hingga ribuan delegasi dari berbagai negara.
Persiapan Serius Pemerintah Kota
Pemerintah Kota Kendari menunjukkan keseriusan penuh dalam menyambut agenda global ini.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, telah melakukan berbagai langkah strategis, termasuk: Koordinasi langsung dengan Sekretariat UCLG ASPAC di Jakarta, Penguatan kesiapan teknis dan venue, Pelatihan Liaison Officer (LO) dan interpreter termasuk Pengaturan layanan bagi tamu internasional.
Selain itu, dukungan juga datang dari pemerintah pusat, dunia usaha, hingga kerja sama internasional seperti program Sister City dengan Xi’an, China.
Panggung Diplomasi
UCLG ASPAC 2026 bukan hanya forum diskusi, tetapi juga panggung diplomasi antar kota yang berpotensi membuka: Jejaring kerja sama global, Peluang investasi jangka panjang dan Kolaborasi lintas sektor pembangunan.
Jika sukses, Kendari tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga pemain baru dalam peta kota-kota global.
UCLG ASPAC 2026 menjadi bukti bahwa Kendari siap melangkah lebih jauh—dari kota regional menjadi pusat perhatian dunia. (MS Network)
Simak Berita Lainnya di WA Channel disini


Comment