Industri Buton News
Home / News / Presiden Prabowo Digugat: Mengapa Pabrik Aspal Buton Justru Dibangun di Karawang?

Presiden Prabowo Digugat: Mengapa Pabrik Aspal Buton Justru Dibangun di Karawang?

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dok

KENDARI – Rencana pembangunan pabrik Aspal Buton di Karawang, Jawa Barat, memicu gelombang kritik dari daerah penghasil.

Pasalnya, kebijakan ini dinilai bertolak belakang dengan semangat hilirisasi yang selama ini digaungkan pemerintah.

Sorotan pun mengarah ke Presiden Prabowo Subianto, yang didesak meninjau ulang keputusan tersebut agar tidak mengabaikan keadilan bagi masyarakat Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Di tengah polemik itu, sebuah surat terbuka dari putra daerah Buton muncul sebagai bentuk gugatan dan kegelisahan sekaligus harapan agar arah kebijakan nasional kembali berpihak pada daerah sumber daya.

SURAT TERBUKA UNTUK BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

May Day Fiesta di Kendari Berlangsung Kondusif

Perihal : Menagih Keadilan Hilirisasi: Kembalikan Pabrik Aspal Buton ke Tanah Buton, Bukan di Karawang

Kepada Yth.
Bapakย  H. Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia
di
Jakarta

Assalamuโ€™alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Sejahtera bagi kita semua,

Bapak Presiden yang saya hormati,
Perkenalkan, nama saya Basiran. Saya adalah seorang Putra Daerah Buton Sulawesi Tenggara dan pernah diberi tugas oleh Negara menjadi Penjabat Bupati Buton (periode 2022-2023). Saya menulis surat ini dengan rasa prihatin yang mendalam serta tanggung jawab moral terhadap masa depan tanah kelahiran saya dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Pada tanggal 27 September 2022, saya ikut mendampingi Presiden RI ke-7, Bapak Joko Widodo, saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi tambang Aspal Buton di Kabupaten Buton. Di hadapan kami semua dan para Wartawan, beliau menegaskan komitmen besar: โ€œButon harus menjadi Pusat Industri Aspal, bukan sekadar lokasi tambang.โ€ Beliau bahkan memerintahkan untuk segera menghentikan impor aspal dan menghidupkan kembali pabrik-pabrik yang mangkrak di Buton.

Efek SCM di Konawe, Produksi dan Penjualan Nikel MBMA Melonjak Tajam di Awal Tahun

Namun, kabar mengenai Groundbreaking 13 Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh Bapak Presiden pada 29 April 2026 melalui Badan Pengelola Investasi Danantara sangat melukai rasa keadilan kami. Dari 13 proyek tersebut, hampir semua hilirisasi mineral ditempatkan di daerah penghasilโ€”kecuali satu, yaitu Proyek “Ekosistem dan Fasilitas Produksi Aspal Buton”, justru ditempatkan di Karawang, Jawa Barat.

Bapak Presiden yang kami muliakan,
Kebijakan ini sangat tidak masuk akal dan bertentangan dengan semangat hilirisasi yang sering Bapak sampaikan mengenai kemandirian bangsa dan pemerataan ekonomi:

Janji Hilirisasi dengan Menempatkan pabrik di Karawang berarti menjadikan Buton kembali hanya sebagai penonton yang dikeruk kekayaan alamnya, sementara nilai tambah industri, dalam bentuk pajak (PAD), dan lapangan kerja dinikmati oleh Masyarakat di Daerah lain. Sedangkan Generasi Muda Buton dipaksa oleh keadaan dengan sulitnya mencari pekerjaan di Pulau Buton, sehingga kebanyakan merantau ke Daerah lain, seperti ke Papua, Maluku dan Kalimantan.

Selain itu jikaย  alasan Logistik adalah merupakan alasan yang dipaksakan: Misalnya Alasan efisiensi logistik karena dekat dengan jalan tol di Jawa adalah logika yang keliru. Karena Kebutuhan aspal nasional tersebar dari Sabang sampai Merauke. Membawa bahan baku dari Buton ke Jawa Barat, lalu mengirimnya kembali ke Wilayah Indonesia Tengah dan Timur yang membutuhkan Aspal Buton tersebar di Pulau Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Bali dan Nusa Tenggara untuk pembangunan jalan nasional, jalan Provinsi, jalan Kab/Kota dan jalan Desa adalah inefisiensi yang nyata. Posisi Pulau Buton sangat strategis berada di posisi strategis nasional untuk ke Wilayah Barat dan Timur Indonesia.

Kemudian hal tersebut juga akan Mematikan Potensi Lokal, karena diย  Buton terdapat aset infrastruktur dan pabrik milik BUMN (seperti milik PT WIKA) yang sudah ada namun belum dioptimalkan dan Pabrik tersebut sudah lama dibangun bahkan Bapak Jokowi pernah melihat langsung saat berkunjung di Pulau Buton tahun 2022. Selain ituย  ada pula Pabrik Aspal Buton milik Swasta Nasional, yaitu PT KPA yang memproduksi Aspal ekstraksi dan sudah pernah digunakan sebagai bahan pengaspalan jalan Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pengaspalan Jalan di IKN Kaltim, dan saat ini berhenti berproduksi bahkan telah merumahkan karyawannya sejak tahun 2025.

Wakatobi Tertibkan Aset: Mobil Dinas yang Dikuasai Eks Pejabat Ditarik Paksa

Bapak Presiden Yang saya Muliakan,
Dalam keadaaan seperti yang saya jelaskan diatas, mengapa pemerintah justru membangun fasilitas baru di Karawang daripada memperkuat industri di lokasi sumber daya di Buton ?

Kami, generasi Buton, sangat mendukung visi Bapak untuk membawa Indonesia mandiri melalui hilirisasi. Namun, hilirisasi tanpa keadilan bagi daerah penghasil adalah eksploitasi. Kami khawatir, jika kebijakan ini tetap dipaksakan, akan muncul mosi tidak percaya dan penolakan masif dari masyarakat di daerah tambang karena merasa hak ekonominya dirampas.

Oleh karena itu, melalui surat terbuka ini, saya memohon kepada Bapak Presiden untuk:

Meninjau kembali keputusan Danantara terkait lokasi pembangunan fasilitas produksi Aspal Buton di Karawang Jawa Barat.

Dan sangat berharap kiranya dapat Mengembalikan pusat industri pengolahan aspal (full extraction) ke Pulau Buton atau di Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara sebagaimana komitmen awal pemerintah pusat. Dan perlu diketahui bahwa atas dukungan dan Bantuan Fasilitasi Kementerian ATR/BPN pada tahun 2023 telah ada RDTR Kawasan Industri Pertambangan Lasalimu Kab Buton untuk mendukung Rencana Kebijakan Hilirisasi Aspal Buton di Wilayah Kabupaten Buton, dan RDTR tersebut telah ditetapkan dengan Perda Kabupaten Buton.

Bapak Presiden yang saya Hormati dan banggakan,

Jangan biarkan Buton hanya mewariskan lubang tambang bagi anak cucu kami, sementara kemegahan industrinya dibangun di tempat lain. Masyarakat Indonesia yang tinggal di Pulau Buton khususnya dan Sulawesi Tenggara pada umumnya sangat berharap menjadi bagian yang merasakan mendapatkan lapangan pekerjaan dengan hadirnya Program Hilirisasi Aspal Buton di Daerah Sulawesi Tenggara.

Demikian surat ini saya sampaikan dengan penuh harapan. Semoga Bapak Presiden senantiasa diberikan kekuatan untuk memimpin bangsa ini menuju Indonesia yang adil dan makmur bagi seluruh rakyatnya.

Hormat saya,
Drs. Basiran, M.Si.
Putra Daerah Buton / Penjabat Bupati Buton 2022-2023

(MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channelย disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top News

01

Janji Smelter Nikel di Routa Menguap, Tanah Adat Terus Dikeruk

02

Satgas PKH Sita Lahan Tambang Emas PT Panca Logam Makmur di Bombana

03

Investasi Rp181,58 Triliun di Pomalaa, IPIP akan Serap 10.000 Tenaga Kerja

04

Sultra Industrial Park (SIP) akan Dibangun di Bombana, Siapa Investornya?

05

Breaking News: Gempa M5,1 Guncang Wakatobi, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru






Iklan Promosi Mediasultra.com

Media Politik






Kendari Hits