Edukasi
Home / Edukasi / UHO, BRIN, dan UGM Bangun Aliansi Riset Alga Laut untuk Masa Depan Industri Hijau

UHO, BRIN, dan UGM Bangun Aliansi Riset Alga Laut untuk Masa Depan Industri Hijau

Ekosistem laut Sulawesi Tenggara menjadi salah satu rumah bagi spesies alga laut. Foto Indonesia Travel

YOGYAKARTA — Kolaborasi riset nasional di sektor kelautan semakin serius dibangun.

Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara dan Badan Riset dan Inovasi Nasional mulai memperkuat jejaring penelitian alga laut yang digadang-gadang menjadi fondasi baru industri hijau berbasis sumber daya laut Indonesia.

Melalui forum Koordinasi dan Jejaring Kolaborasi Pusat Kolaborasi Riset (PKR) Alga Laut UHO–BRIN–UGM yang digelar di Gedung A4 Departemen Perikanan Fakultas Pertanian UGM, Kamis (21/5/2026), para akademisi dan peneliti nasional membahas arah besar pengembangan alga laut sebagai komoditas strategis masa depan.

Forum Koordinasi dan Jejaring Kolaborasi Pusat Kolaborasi Riset (PKR) Alga Laut UHO–BRIN–UGM yang digelar di Gedung A4 Departemen Perikanan Fakultas Pertanian UGM, Kamis (21/5/2026), para akademisi dan peneliti nasional membahas arah besar pengembangan alga laut sebagai komoditas strategis masa depan. Dok UGM

Program PKR Alga Laut merupakan kolaborasi tahun pertama yang diinisiasi oleh UHO bersama BRIN dan UGM untuk mempercepat penguatan riset nasional di bidang kelautan, pangan, bioenergi, biomaterial, hingga kesehatan berbasis sumber daya hayati laut.

Dikutip dari siaran resmi UGM Jumat (22/5/2026), sejumlah akademisi penting hadir dalam pertemuan tersebut.

Jalur Sabu Malaysia Tembus Sulawesi Tenggara: Polisi Sita 860 Gram Narkoba di Bombana

Dari Departemen Perikanan UGM hadir Ketua Departemen Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc., Sekretaris Departemen Dr.rer.nat. Riza Yuliratno Setiawan, S.Kel., M.Sc., serta para ketua program studi dan kepala laboratorium.

Turut hadir Ketua PKR Alga Laut UHO Wa Iba S.Pi., M.App.Sc., Ph.D., bersama para peneliti BRIN seperti Dr. Nurrahmi Dewi Fajarningsih, Dr. Singgih Wibowo, dan Bakti Beryanto Sedayu, Ph.D. dari Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan BRIN.

Kolaborasi lintas institusi ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa alga laut kini tidak lagi dipandang sekadar komoditas perikanan biasa.

Potensi ekonominya disebut sangat besar karena dapat dikembangkan menjadi bahan pangan modern, energi terbarukan, material industri, hingga produk kesehatan bernilai tinggi.

Bagi UGM, keterlibatan dalam jejaring ini membuka peluang pengembangan riset multidisiplin yang lebih luas sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi dalam pengembangan inovasi kelautan nasional.

Sulawesi Tenggara Masuk Peta Swasembada Pangan Nasional

Sementara bagi UHO, keterlibatan dalam pusat kolaborasi riset ini mempertegas posisi kampus tersebut sebagai salah satu kekuatan akademik utama di kawasan timur Indonesia dalam pengembangan riset sumber daya laut dan perikanan.

Penguatan jejaring PKR Alga Laut juga dinilai sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan atau SDGs, terutama tujuan ke-9 tentang industri dan inovasi, tujuan ke-14 tentang ekosistem lautan, serta tujuan ke-17 mengenai penguatan kemitraan global dan nasional dalam pengembangan ilmu pengetahuan. (MS Network)

Simak Berita Lainnya di WA Channel disini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *